Suara.com - Polda Metro Jaya dan kejaksaan akan ekspos kasus kematian Wayan Mirna Salihin (27), Selasa (26/1/2016). Ekspose bertujuan untuk memaparkan posisi kasus untuk menguji kalau masih ada yang kurang sehingga polisi bisa mendalaminya lagi sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
"Saya sudah diskusi dengan Aspidum Kejaksaan DKI, 'kami sudah menetapkan tersangka,' kemudian mereka bilang nggak pas ini, dan sekarang dikomunikasikan penyidik ke JPU. Karena nanti berkas kami yang menyajikan di pengadilan, kan JPU, makannya kami koordinasi ekspose, 'seperti ini nggak?' kalau mereka mengatakan cukup atau mereka nyatakan kurang, kami akan dalami lagi," kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti di Polda Metro Jaya, Jumat (22/1/2016).
Saat ini, kata Krishna, penyidik masih melengkapi dokumen. Dokumen yang dimaksud adalah berupa resume dan analisa laboratorium dan forensik yang nantinya akan dituangkan ke dalam berita acara perkara sebelum menetapkan tersangka.
"Hasil forensik (dari labfor) belum kita terima, dokumen ahli psikologi juga, kami menunggu," ujarnya. "Buat kami (dokumen itu) vital, maka kami belum bisa mengembangkan kasus ini. Tapi bukan berarti kami lambat atau mereka tidak cepat, tapi mereka (ahli) membutuhkan kajian yang lebih komprehensif."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi