Suara.com - Sejumlah tokoh nasional hadir dalam acara Penganugerahan Doktor Kehormatan kepada Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono, di ITB, Bandung. Kebanyakan mereka adalah mantan pejabat di era pemerintahannya.
Mereka adalah Mantan Wakil Presiden Boediono, Hatta Rajasa, dan Mochammad Nuh. Mereka hadir pada Sidang Terbuka Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Senin (25/1/2016).
Selain itu sejumlah politisi Partai Demokrat juga hadir. Mereka adalah Ruhut Sitompul, Venna Melinda, Ramadhan Pohan, Roy Suryo, Dede Yusuf Macan Effendi, dan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Irfan Suryanagara.
Rencananya SBY akan memberikan pidato ilmiah berjudul 'Kontribusi Sains dan Teknologi Terhadap Green Economy dan Pembangunan Berkelanjutan' pada sidang terbuka tersebut.
Institut Teknologi Bandung (ITB) akan memberikan gelar doktor kehormatan (honoris causa) bidang pembangunan berkelanjutan kepada Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni dan Komunikasi ITB, Dr Miming Miharja mengatakan penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada SBY tersebut merupakan bentuk penghargaan ITB atas kontribusinya dalam bidang ilmu pengetahuan dan perubahan cara berpikir ke arah pembangunan berkelanjutan.
"Kita tahu bahwa jasa-jasa dan kontribusi Pak SBY baik selama masa kepemimpinannya sebagai Presiden sampai sekarang masih bisa dirasakan. Walaupun sudah tidak menjadi Presiden RI tapi kiprahnya baik di dalam dan luar negeri masih banyak," kata dia.
SBY juga pernah meraih gelar Doktor Kehormatan dari Program Studi S3 Ilmu Hukum Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh, pada tahun 2013.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026
-
KAI Catat 88 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Selama Libur Isra Mikraj
-
Pelaku Asusila di Bus Transjakarta Koridor 1A Diproses Hukum
-
Akses Terputus Sepekan, Kepala BNPB Instruksikan Percepatan Penanganan Longsor Jepara
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Bayangi Akhir Pekan Jakarta
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah