Suara.com - Delapan tokoh masuk dalam penjaringan bakal calon gubernur yang akan diusung Partai Gerindra pada pemilihan kepala daerah DKI Jakarta tahun 2017.
Dari kalangan internal, ada Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani, Wakil Ketua Dewan Pembina Sandiaga Uno, anggota DPR RI Biem Benjamin, anggota DPRD DKI Mohamad Sanusi, termasuk Taufik sendiri.
Sedangkan dari eksternal, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsuddin, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.
Kemarin, Gerindra mengundang kedelapan bakal calon, tapi sebagian di antaranya tidak hadir dengan berbagai alasan. Salah satu yang tidak hadir adalah Wali Kota bandung Ridwan Kamil.
Saat ini, Ridwan Kamil tengah berada di gedung Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Dia bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan datang untuk koordinasi terkait penggunaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Bandung untuk Pekan Olahraga Nasional XXI tahun 2016.
Kepada wartawan, Ridwan Kamil menjelaskan alasannya tidak menghadiri acara Partai Gerindra, kemarin. Dia bilang bukannya menolak dicalonkan partai yang dipimpin Prabowo Subianto, tapi demi komunikasi politik.
"Kenapa saya tidak datang, kalau saya datang saya seolah olah sudah menyetujui, ini ambil pertimbangan dulu," kata Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil mengaku dirinya sedang galau antara menerima tawaran partai untuk maju ke pilkada Jakarta atau tetap di Kota Bandung. Apalagi, masa kepemimpinannya di Kota Banding belum tergolong belum lama.
"Kalau saya beratnya cuma satu, masih setahun (pimpin Kota Bandung), kurang sreg. Harusnya pilkada serentak sama dan finishnya sama, jadi fear dan tidak dilema. Makanya saya dukung pilkada serentak, Dilema pemimpin masa depan," kata Ridwan.
Ridwan menekankan akan mengumumkan sikap politiknya terhadap pilkada DKI Jakarta dalam waktu dekat.
"Saya tidak mengode, bulan bulan ini akan memutuskan," kata Ridwan.
"Banyak sekali mendapat aspirasi, terkait pencalonan, saya dengerin dulu, dengerin curhatan bandung yang tidak mau ditinggalin," Ridwan menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?
-
Polda Metro Gerebek Clandestine Lab Etomidate di Greenbay Pluit, WNA Tiongkok Jadi Peracik!
-
Roy Suryo Endus Manuver 'Balik Kanan' Eggi Sudjana soal Ijazah Jokowi, Ada Apa?