Suara.com - Setelah memberikan pengarahan di acara penutupan Rapat Pimpinan TNI dan Polri di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (29/1/2016), Presiden Joko Widodo meluncur ke kantor lamanya, Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Kepala Negara yang mengenakan kemeja batik lengan panjang warna coklat dan rombongan tiba di balai kota pukul 11.11 WIB.
Presiden sudah disambut oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Saat ini, Jokowi yang didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung belum bersedia memberikan keterangan kepada awak media.
Jokowi mengunjungi Balai Kota DKI untuk meresmikan Masjid Fatahillah yang baru saja selesai dibangun di halaman balai kota.
Masjid tersebut terdiri dari dua lantai dengan luas lantai satu 410 meter persegi, sementara lantai dua luasnya 594 meter persegi.
Masjid ini mampu menampung 1.513 jemaah. Pembangunan masjid yang dimulai bulan September 2015 merupakan inisiatif Ahok. Proyeknya menghabiskan dana sekitar Rp18,8 miliar.
Sebelum dibangun masjid, area tersebut hanya ada Musala Fatahillah. Musala dulu hanya dapat menampung 300-400 orang.
Di lokasi juga terlihat Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo, Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana.
Saat ini, kawasan Balai Kota DKI dijaga ketat. Semua orang yang mau masuk ke area ini diperiksa pakai alat deteksi logam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik