Suara.com - Ratusan rumah warga di tiga desa di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Minggu dini hari dilanda banjir bandang akibat Sungai Silowogo tidak mampu menampung air hujan yang relatif cukup deras.
Luapan sungai akibat hujan deras sekitar dua jam itu, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, menyebabkan genangan air mencapai ketinggian hingga sekitar 40 centimeter.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo Yahya Maziun saat ditemui di lokasi kejadian Minggu pagi, mengatakan banjir menimpa warga di Desa Silowogo, Kecamatan Bungatan, pada pukul 03:00 dini hari.
"Di Desa Silowogo ada 28 rumah warga yang terkena banjir. Tidak ada korban jiwa, hanya saja rumah warga kemasukan air luapan sungai," ujar dia.
Menurut Yahya, selain itu banjir juga menerjang 15 rumah warga di Desa Sumberanyar serta Desa Melandingan Wetan, Kecamatan Bungatan, sebanyak 100 rumah.
"Tiga desa yang terkena banjir luapan air sungai rata-rata rusak ringan. Rumah warga hanya kemasukan air luapan dan sedikit lumpur. Sejak pagi tadi air sudah surut," kata mantan Sekretaris BPBD Situbondo ini.
Pada Minggu siang sejumlah personel BPBD Situbondo telah diterjunkan ke lokasi banjir. Selain melakukan pendataan korban banjir, petugas juga turut membantu warga untuk membersihkan rumah dari lumpur.(Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo