Suara.com - Kandidat presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding Ted Cruz, pesaingnya yang sama-sama hendak maju lewat Partai Republik, main curang dalam pemilihan umum internal partai di Iowa, atau yang juga dikenal dengan sebutan Kaukus Iowa.
Lewat Twitter, seperti dikutip dari The Independent, Trump berkicau, "Ted Cruz tidak menang di Iowa, ia mencuranginya secara ilegal. Itulah mengapa polling yang muncul amat melenceng dan dia mendapat suara lebih dari yang diantisipasi. Buruk!"
Tak berapa lama, pengusaha kaya raya itu menghapus twitnya. Namun, ia mengunggahnya kembali hanya dengan menghilangkan kata "secara ilegal".
Ted Cruz memang mengejutkan Trump dalam Kaukus Iowa yang digelar pada hari Senin (1/2/2016). Cruz meraup 28 persen suara dari simpatisan Partai Republik, sementara Trump hanya mendulang 24 persen suara. Senator Florida Marco Rubio juga mencatat prestasi tak jelek. Ia menempel ketat Trump di posisi ketiga.
"Malam ini adalah malam kemenangan bagi kaum konservatif yang pemberani," kata Cruz disusul tepuk tangan pendukungnya, pada pidato kemenangan hari Senin lalu.
Trump, yang memicu kontroversi setelah menyerukan program pelacakan keberadaan warga Muslim di AS, serta melarang masuknya Muslim ke negeri Abang Sam itu, tak berhenti sampai di situ. Ia terus saja menghujat Cruz.
"Banyak orang memberikan suara untuk Cruz ketimbang Carson karena Cruz adalah penipu. Selain itu, Cruz juga mengirim sertifikat pelanggaran pemilih kepada ribuan pemilih," kata Trump sambil menyebut nama Ben Carson, seorang kandidat lainnya.
Trump juga menuding Cruz mengatakan kepada para pemilih bahwa Trump adalah pendukung ObamaCare, kebijakan jaminan kesehatan yang digalang Presiden AS Barack Obama. Kebijakan tersebut kurang populer di kalangan kaum Republikan, terbukti dari alotnya perdebatan soal ObamaCare di Kongres yang dikuasai orang-orang dari Partai Republik.
Kemenangan Cruz juga diwarnai kontroversi. Sebelum Kaukus Iowa digelar, kubu Cruz melontarkan kabar bahwa Ben Carson akan mundur dari pencalonan dan meminta para calon pemilih untuk mengalihkan suaranya bagi Cruz.
"Pers melaporkan bahwa Dr. Ben Carson memutuskan mundur dari kampanye setelah (Kaukus) Iowa dan berencana membuat pengumuman pekan depan," bunyi surat elektronik dari Cruz yang didapat CNN seperti dikutip oleh Reuters.
"Tolong beritahu semua pendukung Carson tentang berita ini dan ajak mereka memilih Ted Cruz," sambung email tersebut.
Tentu saja yang bersangkutan berang. Ben Carson menuduh kubu Cruz main curang. Dalam Kaukus Iowa, Ben Carson hanya berada di posisi empat dengan perolehan 9,3 persen suara. Namun, tidak diketahui apakah perolehan tersebut terpengaruh oleh pernyataan Cruz soal rencana mundurnya Carson.
"Taktik memalukan dan permainan politik kotor menentukan hasil kemarin #iacaucus," kata Carson menggunakan tagar populer untuk menyebut Kaukus Iowa.
Berita Terkait
-
Balas Mulut Besar Trump, Iran Beri Respons Keras: Kami yang Akan Menentukan Akhir Perang Ini
-
Trump Klaim Perang AS-Israel vs Iran Segera Usai, Sebut Militer Iran Nyaris Lumpuh
-
Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya
-
Pernyataan Donald Trump Perang Iran Akan Berakhir Jadi Olokan, Katanya Begitu Tapi Jawabnya Begini
-
Presiden Prancis Ingatkan Donald Trump, Menggulingkan Rezim Iran Tak Semudah Menjatuhkan Bom
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Stok Minyak Indonesia Hanya 21 Hari, Pakar Ungkap Fakta di Balik Cadangan Energi Nasional
-
Pemerintah Revitalisasi 72 Sekolah Terdampak Bencana di Pidie Jaya: Habis Anggaran Rp 86,7 Miliar
-
Update Korban Perang: 1.332 Rakyat Iran Tewas Dibom Rudal AS-Israel
-
Ingatkan Pemerintah Jangan Terburu-buru Naikkan Harga BBM, DPR: Harus Jadi Opsi Paling Akhir
-
KPK Telusuri Aliran Gratifikasi Rita Widyasari, Periksa Japto Soerjosoemarno
-
Israel Ancam Incar Nyawa Pimpinan Baru Iran, 18 Aset Militer AS di Timur Tengah Terpetakan
-
Pesawat Jatuh di Maros, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp1,7 Miliar Kepada Ahli Waris
-
Hasil Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Ungkap 10 Persen Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental
-
Viral Simulator Kuda Polri, Kadiv Humas: Pengadaan 2016, Harganya Rp1 Miliar
-
Jelang Putusan Praperadilan Gus Yaqut, KPK Optimis: Seluruh Proses Dilakukan Sesuai Perundangan