News / Internasional
Senin, 27 April 2026 | 10:44 WIB
Sebuah video viral memperlihatkan seorang wanita tak dikenal mengambil beberapa botol wine di tengah kepanikan usai insiden penembakan Presiden AS Donald Trump di gala diner, White House Correspondents’ Dinner. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Seorang wanita tak dikenal mengambil botol wine saat kepanikan penembakan Presiden Trump di Washington Hilton, Sabtu (25/4/2026).
  • Pelaku penembakan, Cole Tomas Allen, berhasil dilumpuhkan petugas Secret Service setelah melepaskan tembakan di lokasi gala diner tersebut.
  • Insiden penembakan menyebabkan evakuasi Trump serta melukai satu agen Secret Service dan pelaku kini menghadapi tiga dakwaan hukum.

Suara.com - Sebuah video viral memperlihatkan seorang wanita tak dikenal mengambil beberapa botol wine di tengah kepanikan usai insiden penembakan Presiden AS Donald Trump di gala diner, White House Correspondents’ Dinner.

Aksi tersebut terjadi ketika para tamu dan jurnalis berhamburan menyelamatkan diri setelah suara tembakan terdengar di ballroom Washington Hilton, Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat.

Dalam rekaman yang beredar di media sosial, wanita berambut pirang dengan mantel bulu hitam terlihat menuju meja tamu dan mengumpulkan sejumlah botol wine yang ditinggalkan saat suasana panik.

Identitas perempuan tersebut hingga kini belum diketahui, termasuk apakah ia merupakan jurnalis atau tamu undangan.

Video itu langsung memicu perdebatan luas di media sosial.

Sejumlah warganet mengecam tindakan tersebut sebagai tidak pantas dilakukan di tengah situasi darurat.

“Memalukan, setelah insiden penembakan justru ada yang sibuk mengambil minuman keras,” tulis salah satu pengguna media sosial.

Namun sebagian lainnya membela tindakan itu dengan alasan seluruh makanan dan minuman dalam acara tersebut telah dibayar sebagai bagian dari tiket makan malam yang disebut bernilai lebih dari US$350 per kursi.

Sementara itu, seperti dilansir dari NY Post, insiden penembakan kepada Trump diduga dilakukan oleh Cole Tomas Allen.

Baca Juga: Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

Pelaku berusia 31 tahun itu diduga menerobos perimeter keamanan untuk mendekati ballroom tempat acara berlangsung.

Beberapa tembakan sempat dilepaskan sebelum ia berhasil dilumpuhkan petugas Secret Service.

Akibat kejadian itu, Trump beserta pejabat kabinet langsung dievakuasi dari lokasi.

Satu agen Secret Service dilaporkan mengalami luka ringan setelah peluru mengenai rompi antipelurunya.

Allen kini menghadapi dua dakwaan terkait penggunaan senjata api dalam tindak kriminal dan satu dakwaan penyerangan terhadap petugas federal dengan senjata berbahaya.

Cole Tomas Allen dijadwalkan menjalani sidang perdana pada 27 April 2026.

Load More