Suara.com - Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung mengeluhkan minimnya pasokan listrik untuk mendukung potensi pariwisata di wilayah yang terkenal sebagai Negeri Laskar Pelangi itu.
Bupati Belitung Sahani Saleh, dalam peresmian pabrik kayu lapis PT Billiton Plywood, mengatakan banyak investor bisnis perhotelan datang ke wilayah itu untuk berinvestasi. Namun kemudian mereka mengurungkan niat karena pasokan listrik di wilayah tersebut masih sangat minim.
"Kita ini terhalang listrik. Padahal banyak investor ada banyak, mereka mau masuk pariwisata dan industri. Kalau ada listrik yang cukup, daerah ini akan bisa berkembang. Sekarang saja smelter timah sampai berkarat karena tak ada listrik," katanya di Belitung, Jumat (5/2/2016).
Sahani menjelaskan, kebutuhan listrik Kabupaten Belitung hingga 2020 diperkirakan mencapai 161 MW. "Ada pun saat ini baru sekitar 31 MW yang terpenuhi, masih jauh dari kebutuhan," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan pemerintah akan mendorong pengembangan Belitung dari sektor kelistrikan. Ia menuturkan, Menteri ESDM Sudirman Said telah datang menemuinya untuk membahas investasi kelistrikan di Belitung.
"Dua hari lalu Menteri ESDM datang dan bicara soal Belitung. Katanya, bagaimana kalau Belitung ini diberi mekanisme khusus karena sudah terlalu lama padahal potensinya besar," jelasnya.
Terlebih dengan adanya kawasan pariwisata khusus Tanjung Kelayang yang menuntut dipercepatkan investasi kelistrikan di wilayah tersebut.
"Proses pendirian listrik di sini harus mekanisme khusus. Secara paralel kita undang investornya, juga PT PLN (Persero) untuk mewujudkan listrik di Belitung," katanya.
Lebih lanjut, mekanisme yang dimungkinkan adalah pemerintah daerah mengajukan besaran kebutuhan dan pemerintah pusat mengupayakan percepatan proses investasi dan realisasinya.
Hal itu, tambah dia, juga harus sejalan dengan perkembangan kebutuhan listrik seiring pembangunan di daerah tersebut. Franky sendiri mengaku telah membawa salah satu investor di sektor kelistrikan ke Belitung untuk melakukan peninjauan lokasi investasi.
"Saya bersama Pak Bupati inginnya ini bisa dengan teknologi baru tetapi pembangunannya lebih cepat," katanya.
Menurut Franky, realisasi investasi kelistrikan yang sedianya memakan waktu sekitar tiga tahun, akan dipercepat sehingga bisa selesai dalam waktu satu setengah tahun.
"Maka tadi kami melihat bagaimana transmisinya, lokasi dan sebagainya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Mudik Tenang Cegah Kebakaran, Ini yang Wajib Dilakukan Sebelum Mengunci Pintu Rumah
-
Dituduh Daily Mail Punya Rumah Mewah di London, Motjaba Khamenei Tinggal di Kontrakan
-
Di Tengah Hiruk Pikuk Pasar Senen, Hiburan Musik Jalanan Hibur Para Pemudik
-
Penumpang KA dari Jakarta Tembus 50 Ribu Orang per Hari, Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret
-
Agar Pelaku Segera Tertangkap, TAUD Minta Polisi Lacak Sinyal di Lokasi Penyiraman Andrie Yunus
-
388 Motor Pemudik Jakarta Diangkut Truk ke Solo, Semarang, Yogyakarta
-
KPK Sita Mobil dan Uang SGD 78 Ribu Terkait Kasus Bea Cukai
-
Kemendagri Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok Tetap Terjaga Menjelang Idulfitri 2026
-
Lacak Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Polisi Bedah 86 CCTV dan 10 Ribu Menit Rekaman
-
Siapa Amaranta Hank? Eks Artis 'Adult Film' Internasional yang Guncang Pemilu