Suara.com - Kepolisian Resor Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu sore, melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah tersangka Sasongko peracik minunam keras oplosan maut yang menewaskan 24 orang.
Olah TKP yang digelar Satuan Reserse Kriminal Polres Sleman di rumah yang digunakan tersangka untuk meracik minuman keras oplosan di Jalan Adisutjipto, Dusun Ambarrukmo Caturtunggal, Depok, Sleman.
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar mengatakan olah TKP ini untuk mencari barang atau bahan-bahan berbahaya yang diduga menjadi penyebab kematian para korban.
"Dalam olah TKP tersebut, kami menemukan obat serangga cair di dalam rumah tersangka," katanya.
Menurut dia, hingga Minggu (7/2) jumlah korban tewas akibat minuman keras oplosan bertambah lagi, dari sebelumnya 21 orang menjadi 24 orang dan masih ada puluhan lainnya yang masih dirawat di rumah sakit seperti RSUP Sardjito dan RS Bethesda.
"Ada laporan korban tewas akibat minuman keras oplosan bertambah lagi dan masih banyak dirawat di rumah sakit," katanya.
Sepuh mengatakan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati dalam mengkonsumsi makanan atau minuman yang tidak jelas cara memproduksinya.
"Apalagi, seperti yang dilakukan tersangka yang meracik miras dengan asal-asalan dan tidak mempertimbangkan dampaknya," katanya.
Sementara itu dalam olah TKP yang dilakukan di rumah tersangka tersebut difokuskan di tempat penyimpanan botol kemasan minuman keras dan lokasi peracikan di dapur sisi belakang yang berdekatan dengan sumur.
Petugas berupaya mengumpulkan sejumlah barang yang diduga sebagai bahan dan alat untuk mengoplos minuman keras, mulai dari perasa buah, air mineral, dan botol air mineral.
Petugas juga mengamankan beberapa benda atau bahan mencurigakan seperti tawas dari dalam kamar yang diduga sebagai penjernih miras setelah dioplos. [Antara]
BACA JUGA:
Jessica Peragakan Beli Sabun Sebelum Bertemu Hanie dan Mirna
Makanan Ini Bikin Bokong Jadi Seksi
Kesaksian Warga Melihat Pipi Tembem Jamaludin Sebelum Dibunuh
Tak Salat Jum'at, ISIS Sembelih Bocah 14 Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura