Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan menertibkan kawasan Kalijodo di bantaran Kali Ciliwung di kawasan bantaran Kanal Banjir barat (KBB), Jakarta Barat. Sebab di sana disebut sebagai 'sarang' prostitusi.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjelaskan pihaknya masih berencana untuk menertibkan kawasan itu. Meski tahun 2014 lalu kawasan itu sudah ditertibkan dari sisi tata ruang
"Kita lagi ukur-ukur kekuatan dulu. Beresin Waduk Pluit, lalu kita akan beresin itu (kalijodo). Serius dong, kamu kira kami bercanda," ujar Gubernur DKI Jakarta Baauki Tjahaja Purnama usai meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jalan H. Gari, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (10/2/2016).
Wacana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menertibkan kawasan Kalijodo, Jakarta Utara sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun hingga kini belum dilakukan.
Semenjak ada kasus seorang pengemudi mobil Toyota Fortuner mabuk yang bernama Riki Agung Prasetio (24), sempat mengonsumsi minuman beralkohol hingga 10 gelas di Kalijodo pada Minggu (7/2/2016) lalu.
Akibatnya, saat pulang, ia beserta rekannya dalam kondisi mabuk. Sehingga mobil mereka mengalami kecelakaan, dan menabrak 2 pasangan suami istri
Kasus ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dengan korban luka berjumlah sekitar tujuh orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar