Suara.com - Tim Sat Reskrim Polres Batanghari bersama aparat Polsek Mestong di Jambi mengungkap pembunuhan sadis bermotif dendam. Dua pelaku sudah ditangkap.
Kedua pelaku adalah lelaki. Mereka membunuh Antoni (33) yang mayatnya ditemukan Selasa (9/2/2016) kemarin di RT 1 Dusun Pelempang Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi.
Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi mengatakan kedua tersangka masing-masing, NY alias Feri (31) warga Jalan Lingkar Barat III RT 44 Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi dan FP (32) warga Kelurahan Jembatan Mas Kecamatan Pemayung Kabupaten Batang Hari.
Selain meringkus kedua pelaku, pihak kepolisian juga masih mengejar dua pelaku lainnya dalam pembunuhan yang diduga bermotif dendam tersebut.
Antoni ditemukan tanpa busana dalam posisi terlentang. Ada luka robek akibat sayatan senjata tajam pada bagian leher sebelah kanan, luka menganga pada pipi kanan, luka robek pada bagian telinga sebelah kanan dan luka pada bagian perut sehingga ususnya terburai.
Barang bukti yang ditemukan di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) berupa satu buah sarung sangkur, dua cincin korban, satu buah gelang korban.
Dari hasil penyidikan diperoleh petunjuk bahwa pada hari Minggu (7/2/2016) sekitar pukul 19.00 WIB bertempat di rumah tersangka W yang masih buron dilakukan pertemuan untuk merencanakan pembunuhan terhadap Antoni.
Para pelaku merencanakan membunuh dengan cara menjemput korban di dalam terminal Alam Barajo untuk dibawa ke dekat Gapura Batas Kota Jambi dengan Muarojambi.
"Kini kasusnya ditangani Polsek Mestong dan pelaku lainnya sedang diburu," kata Kuswahyudi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara