Suara.com - Tujuh gubernur dan wakilnya yang baru dilantik Presiden Joko Widodo (12/2/2016) diminta mampu meningkatkan kesejahteraan di daerahnya, khususnya pemenuhan kebutuhan dasar rakyat, kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Riza Patria.
"Beberapa indikator kesejahteraan masyarakat harus dipenuhi, terutama kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, pangan, dan lapangan kerja," katanya dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Sabtu (13/2/2016).
Riza juga berharap kepala daerah itu mampu menggerakkan sektor ekonomi daerahnya masing-masing.
"Potensi daerah harus lebih diberdayakan, di era otonomi daerah ini pemerintah telah membuka seluasnya bagi daerah untuk mengembangkan potensinya demi kesejahteraan," katanya.
Selain itu, politisi Partai Gerindra ini menambahkan, perlunya memperhatikan peningkatan pelayanan publik di daerah.
Selama ini, tambah Riza, pelayanan publik di pemerintahan daerah termasuk yang terburuk.
"Pelayanan publik masih menjadi problem terbesar di daerah. Padahal pelayanan publik merupakan wujud konkret kehadiran pemerintah di tengah masyarakat," katanya.
Untuk memperbaiki pelayanan publik, menurut Riza, kepala daerah harus mampu memimpin reformasi birokrasi agar memiliki kultur melayani, bukan minta dilayani.
"Reformasi kultur birokrasi ini harus terus dilakukan, karena birokrasi merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan pelayanan publik," katanya.
Ketujuh pasangan gubernur-wakil gubernur terpilih tersebut merupakan pemenang Pilkada serentak 9 Desember 2015.
Berita Terkait
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi
-
Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban