Suara.com - Tim Piala Thomas Indonesia incar kemenangan kedua di kualifikasi Grup MC Piala Thomas & Uber 2016 saat menghadapi, Thailand, Selasa (16/2/2016), di Hyderabad, India. Meski sadar tak mudah, namun Tommy Sugiarto dan kawan-kawan tetap yakin mampu menumbangkan wakil dari Negeri Gajah Putih tersebut.
Pertemuan dengan tim Thailand tentu saja berbeda dengan pertarungan melawan Maladewa di hari pertama, Senin (15/2/2016) lalu. Secara kualitas, Thailand memiliki kualitas pemain yang lebih baik dibanding Maladewa yang sukses dikalahkan tim Thomas Indonesia, 0-5.
"Untuk laga melawan Thailand, para pemain harus sudah siap dari game pertama dimulai," kata Manajer Tim Piala Thomas-Uber Indonesia, Rexy Mainaky. "Saya melihat kita bisa mengambil dua poin dari sektor ganda putra dan satu poin dari tunggal putra."
Thailand sendiri diprediksi bakal tampil habis-habisan menyusul kekalahan dari Taiwan, 1-4, kemarin. Satu-satunya poin yang didapat Thailand dalam pertandingan kemarin datang dari pasangan ganda kedua, Puavaranukroh Dechapol/Keddren Kittinupong yang berhadapan dengan pasangan Taiwan, Hung Ling Chen/Chi Lin Wang.
Thailand harus menang atas Indonesia jika masih ingin membuka peluang lolos ke partai final Piala Thomas-Uber 2016 di Kunshan, Jiangsu, Cina, 15-22 Mei mendatang. Terkait hal itu, Chief de Mission Tim Piala Thomas-Uber Indonesia, Achmad Budiharto, mengungkapkan timnya siap memupus tekad anak-anak Thailand tersebut.
"Kami akan menurunkan skuat terbaik. Semoga anak-anak bisa tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaiknya dan mengalahkan Tim Kualifikasi Piala Thomas Thailand,” ujar Budi, sapaan akrabnya. (PBSI)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi