Suara.com - Tim Thomas Indonesia mempertimbangkan dua pasangan untuk memperkuat sektor ganda putra dalam turnamen final Piala Thomas yang akan berlangsung di Kunshan, Cina, pada 15-22 Mei 2016.
"Saya memang menekankan evaluasi pada pasangan Rian Agung Saputro/Berry Angriawan," kata Herry Iman Pierngadi, kepala pelatih ganda putra pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Jakarta, Jumat (26/2/2016).
"Mereka tidak mampu memberikan penampilan terbaik pada putaran final turnamen kualifikasi Piala Thomas pekan lalu," imbuh dia.
Ia mengatakan penampilan mereka pada pertandingan final hanya 50-60 persen dibanding latihan mereka sehari-hari di pelatnas. Herry mengaku mempertimbangkan pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sebagai ganda ketiga dalam tim Thomas Indonesia.
"Tentunya pertimbangan itu berdasarkan penampilan Marcus/Kevin dan Rian/Berry pada beberapa turnamen mendatang," katanya.
Sementara, pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi akan tetap dipertahankan sebagai ganda kedua meskipun mental bertanding pasangan itu masih cenderung labil.
"Mental Angga/Ricky memang masih jauh dibanding Hendra/Ahsan. Angga/Ricky juga sering mendapatkan saran dari Rexy Mainaky saat mental mereka turun dalam pertandingan," kata Herry.
Penampilan Angga dalam turnamen kualifikasi Piala Thomas, lanjut Herry, masih turun karena pengaruh sakit demam berdarah sebelum mengikuti turnamen di Hyderabad, India itu.
Tim Thomas Indonesia berhasil menjuarai turnamen kualifikasi Piala Thomas setelah mengalahkan tim Jepang dengan skor 3-2.
"Para pemain pelapis telah membuktikan bahwa mereka dapat mengeluarkan semua kemampuannya. Kemenangan tim Thomas Indonesia di India menjadi modal mengikuti turnamen final di Cina pada Mei. Kita telah mengalahkan tim Thomas India dan tim Thomas Jepang yang turun dengan kekuatan penuh," kata Manajer Tim Thomas-Uber Indonesia Rexy Mainaky. (Antara)
Berita Terkait
-
Fajar/Fikri Fokus Bangkit, Tak Mau Larut dari Hasil Buruk Piala Thomas 2026
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Pengamat Heran Indonesia Gagal di Piala Thomas 2026, PBSI Diminta Lakukan Evaluasi Besar
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
Terkini
-
Semiotika Politik Jokowi: Bukan Sekadar Adat, Injak Kepala Kerbau untuk Serang PDIP?
-
Hakim Sebut Pengadaan Chromebook Nadiem Demi Keuntungan Google
-
Duduk Perkara Ultimatum Prabowo soal Demo Bayaran: Benarkah Ditunggangi dan Siapa Dalangnya?
-
Siap Adu Ahli! Polda Metro Tunggu Langkah Roy Suryo di Sidang Praperadilan Ijazah Jokowi
-
Dihadirkan Besok, Roy Suryo Siapkan 'Saksi Kunci' untuk Patahkan Argumen Polda Metro
-
31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat
-
2.596 Warga Klaten Dientaskan dari Kemiskinan, Siap Hidup Mandiri
-
Kemendagri Perluas Digitalisasi Bansos ke 43 Daerah, Targetnya Berlaku Nasional
-
Kejari Jaksel Sebut Gugatan Roy Suryo Salah Sasaran: Urusan Penangkapan Itu Domain Polisi!
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Jawaban Polda Metro Jaya, Sebut Argumentasi Hukumnya Kacau