Suara.com - Walikota Jakarta Barat Anas Affendi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 10 unit backhoe untuk melakukan penertiban bangunan di kawasan Kalijodo.
"Kita sudah siapkan 10 alat berat backhoe untuk bongkar rumah warga," kata Anas di lokasi pembongkaran, Senin (29/2/2016).
Menurutnya, semua warga RT 07, RW 10, Angke, Tambora, Jakarta Barat telah mengosongkan rumah. Sementara, kata Anas, sebagian warga Kalijodo yang tinggal di Jakarta Utara masih ada yang bertahan.
"Di Jakbar hanya 1 RT, sudah pindah semua tinggal bangunan saja untuk jakarta utara infonya masih ada warga yang masih bertahan dilokasi," kata Anas.
Menurut Anas, aparat gabungan dari Polisi, TNI dan Satpol PP akan mengevakuasi warga yang masih bertahan.
"Warga yang bertahan akan diamankan karena bangunan akan di bongkar, kalau laki laki yang mengamankan Satpol Polri dan TNI kalau perempuan Polwan," kata Anas.
Adapun proses penggusuran akan dilakukan serempak di titik lokasi kawasan Kalijodo.
"Blok yang akan kita tertibkan serempak di lima titik, empat titik di utara dan satu titik di barat, serempak semuanya bergerak, semoga dalam waktu singkat selesai," katanya.
Anas sangat berterimakasih kepada warga yang telah mendukung proses penertiban kawasan Kalijodo.
"Terima kasih atas partisipasi dan kesadarannya karna untuk Jakarta Barat sudah pengertian dan untuk masyarakat, RTnya sudah mengerti dan peduli akan rencana penggusuran ini untuk mengembalikan fungsi sesuai peruntukan," kata dia.
Anas menambahkan jika warga yang terkena pembongkaran telah direlokasi ke rumah susun yang telah disiapkan Pemprov DKI.
"Mereka juga pindah ke tempat yang lebih layak kerumah susun yang lebih sehat, nyaman kalau di sini kan bangunannya udah tua, sumpek di pinggir kali. Kalau di sana khan bangunannya rapi, indah sehat, legal lagi. Kalau di sini kan ilegal," ucap Anas.
Berita Terkait
-
Pamer KTA Palsu Dalih Tangkap Orang di Kalijodo, Polisi Abal-abal Gondol HP hingga Motor Abang Ojol
-
Mau Revitalisasi RPTRA Kalijodo yang Ditinggal Anies, Pramono: Nanti Bisa Buat Jogging hingga Teater
-
Sejarah Taman Kalijodo, Peninggalan Ahok yang Terbengkalai Sekarang Ingin Dibenahi Pramono Anung
-
Mau Benahi Taman Kalijodo Peninggalan Ahok, Pramono: Ternyata Warga Sana Tidak Suka Main Skateboard
-
Jaman Jabat Gubernur DKI, Anies Tutup Alexis dan Ahok Tutup Kalijodo, Greget Mana?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat