Suara.com - Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Muhammad Agung Budijono menceritakan soal kronologi penembakan seorang anggota Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur Briptu Umar Seno Aji saat menggrebek seorang bandar narkoba di depan Gedung Pencak silat TMII Jakarta Timur, Selasa (1/2/2016) sekitar pukul 21.10 WIB.
Menurutnya penembakan terjadi karena kebetulan seorang anggota TNI AL berinisial EW tengah berada di lokasi penggerebekan.
"Dia (EW) baru mau pulang ke rumah, kan rumahnya di sekitar situ, dia pulang istirahat beli rokok minum kopi karena capek di mobil baru mau pulang lagi. Gitu. Pas kebetulan ada di situ," kata Agung saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/3/2016).
Dikatakan Agung, tim Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur saat itu tengah mengintai seorang bandar narkoba berinisial EA. Saat berusaha menangkap pelaku, ada sebuah mobil Avanza bernopol B 1220 KKS tengah diparkir, mobil tersebut dikendarai EW.
Polisi saat itu, mencurigai jika mobil merupakan komplotan pengedar narkoba. Lantas polisi pun memberikan tembakan peringatan. Mendengar suara tembakan EW lantas membalas dengan mengeluarkan tembakan dan mengenai paha kanan Briptu Umar.
Dia pun menegaskan jika inisiden penembakan tersebut tidak berkaitan dengan penangkapan bandar narkoba berinisial EA.
"Nah Karena yang melaksanakan operasi pakaian preman dan yang di dalam mobil juga anggota menggunakan pakaian preman. Nah disitulah terjadi itu, miss communication jadi nggak ada kaitan dengan narkoba," katanya.
Lebih lanjut, Agung mengatakan polisi juga telah menangkap bandar narkoba berinisial EA. Sementara itu, pihaknya telah menyerahkan anggota TNI berinisial EW kepada Polisi Militer (POM) AL.
"Kalau kaitan dengan narkoba tetap kita jalankan pada tersangka satu. Tapi kalau untuk kaitan dengan anggota dia kan nggak ada kaitan dengan narkoba masalah disiplinnya bagaimana itu dari POM," kata dia.
Terkait penembakan tersebut, Briptu Umar langsung dilarikan ke rumah sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk menjalani perawatan intensif.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi