Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kota Solo, Jawa Tengah, Setyo Mahanani, meminta Mahkamah Kehormatan Dewan DPR memberhentikan anggota Fraksi PPP Fanny Syafriansyah atau Ivan Haz karena sekarang sudah menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap pembantu rumah tangga.
"Kami mohon ke MKD untuk ambil keputusan pemberhentian beliau, karena telah menjatuhkan martabat dan marwah DPR," ujar Setyo usai mengadu ke MKD DPR, Kamis (3/3/2016).
Menurutnya kader akar rumput PPP merasa malu atas ulah putra mantan Wakil Presiden RI Hamzah Haz itu. Mereka menilai perilaku Ivan jauh dari prinsip-prinsip PPP.
"Ini mencoreng marwah PPP," katanya.
Menurut Setyo ada sejumlah kasus lagi yang diduga dilakukan Ivan Haz. Di antaranya, Ivan Haz selalu bolos sebagai wakil rakyat. Menurut data yang didapatkan Setyo dari media massa, dalam setahun, Ivan hanya masuk kantor saat pelantikannya saja setelah terpilih menjadi anggota DPR tahun 2014-2019.
Selain itu, kata dia, Ivan Haz diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkotika. Untuk kasus yang terakhir, belum ada buktinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis