Suara.com - Seorang perempuan Palestina menabrakkan mobil yang ia kendarai ke seorang tentara Israel di kawasan Tepi Barat, Jumat (4/3/2016). Si perempuan kemudian ditembak mati oleh pasukan yang ada di lokasi.
Frekuensi insiden kekerasan antara Palestina-Israel belakangan kian meningkat. Kini, enam bulan telah berlalu dan belum ada tanda-tanda bahwa gelombang kekerasan itu akan mereda.
Insiden pada hari Jumat terjadi di sebuah persimpangan jalan utama dekat Gush Etzion, sebuah blok permukiman warga Israel di Tepi Barat.
"Tentara itu terluka dan dievakuasi untuk mendapat perawatan medis di rumah sakit. Pasukan keamanan di lokasi menyadari adanya ancaman tersebut dan menembak pelaku, sehingga yang bersangkutan mati. Sebilah pisau ditemukan di dalam kendaraan pelaku," kata militer Israel.
Sejak bulan Oktober, aksi penyerangan warga Palestina dalam bentuk penusukan, penembakan, dan penyerangan dengan mobil menewaskan 28 warga Israel dan warga negara Amerika Serikat. Sementara itu, otoritas keamanan Israel sudah membunuh sedikitnya 173 warga Palestina, di mana 115 diantaranya diklaim Israel sebagai pelaku penyerangan, sedangkan sisanya ditembak mati dalam aksi protes.
Para pemimpin Palestina mengatakan, warga Palestina yang terlibat dalam penyerangan melakukan aksinya sebagai bentuk keputusasaan lantaran tiadanya perkembangan untuk terciptanya sebuah negara merdeka. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Krisis Landa Banyak Negara, Prabowo: Rakyat Harus Tenang, Kita Masih Punya Kekuatan dan Kemampuan
-
BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat
-
Israel Digempur Rudal Iran, Tujuan AS Perang Lawan Iran Kian Tidak Jelas
-
Minyak Dunia Tembus USD 120, APBN 2026 Terancam Jebol? Cek Faktanya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu
-
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah