Suara.com - Sejarawan Betawi J. J. Rizal menilai konsep pembangunan Jakarta hanya meniru Singapura. Yang terjadi kemudian, menurut Rizal, kebudayaan Betawi sebagai identitas Ibu Kota pelan tapi pasti lenyap. Itu sebabnya, dia sangat menyayangkan konsep penataan kota yang diterapkan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Sekarang aja pak gubernur (Ahok) selalu ngomong, 'kota yang kita tuju adalah kota yang seperti Singapur.' Jadi kita tidak punya identitas, selain identitas yang akan di-Singapurakan, bukan di-Betawikan," kata Rizal usai menghadiri diskusi bertema Tantangan Budaya Betawi dalam Arus Liberalisasi Global di Warung Komando, Jalan Dr. Saharjo, nomor 1, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (6/4/2016).
Rizal mengatakan seharusnya penataan kota Jakarta mengutamakan identitas Betawi yang sudah ratusan tahun ada.
Itu sebabnya, penggagas Komunitas Bambu itu menuding Ahok lebih tunduk kepada pemilik modal ketimbang budaya Betawi.
"Karena ada proyek developmentalisme yang raksasa, yang merupakan bagian kekuatan modal dunia. Dan kekuatan modal ini punya kebudayaan sendiri untuk ciptakan kosmopolit-kosmopolit dalam ilmu arsitektur disebut kosmopolit anonim, kosmopolit yang tidak bernama, tidak beridentitas, karena memandang kota hanya sebagai ruang kapital distrik, bukan ruang kebudayaan, bukan tempat hidup bersama," kata dia.
Rizal menambahkan seharusnya Ahok membangun kota dengan konsep yang tak dimiliki kota di negara lain.
"Seolah-olah tidak punya ingatan tentang tradisi, budaya yang menyejarah dan membuat kita sadar bahwa kita ini sebuah kota yang punya umur yang panjang, dan umur yang panjang ini diisi oleh pertemuan-pertemuan ragam etnik, ras, dan bersama membuat kebudayaan, dan kebudayaan itu yang justru kita lupakan," kata dia.
Berita Terkait
-
Ahok dan Foke Dianggap Sama Saja, Jokowi Sedikit Lebih Baik
-
Sejarawan Betawi Sebut Ahok dan Lulung Sama Gobloknya
-
Yenny Wahid: Ahok Sekarang Sudah Selon, Lagaknya Melebihi Jawara
-
Keluarkan Ancaman, PDIP Sebut Ahok Sombong dan Tak Ingat Sejarah
-
Keluarkan Ancaman, PDIP Sebut Ahok Sombong dan Tak Ingat Sejarah
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?
-
Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal
-
From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa
-
Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026
-
Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan
-
Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026
-
Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan
-
Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?
-
Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir
-
2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik