Suara.com - Kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia sepanjang 2015 tercatat naik 13 persen. Tahun 2014 jumlahnya 40.253 kasus.
Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan mencatat kenaikan jumlah kasus tersebut merupakan yang tertinggi sejak 2010. Data kasus narkoba yang diambil dari Badan Reserse Kriminal Polri tersebut menunjukan tren kasus narkoba selalu meningkat dari tahun ke tahun.
Penurunan kasus hanya terjadi pada 2012 sebanyak 3,67 persen dari 29.713 kasus pada 2011 menjadi 28.623 kasus. Selebihnya kasus narkoba selalu meningkat dengan lonjakan tertinggi kedua sebanyak 11,64 persen pada 2011.
Peningkatan kasus narkoba di tahun 2015 diakibatkan oleh peningkatan penggunaan narkoba jenis shabu-shabu sebesar 350 persen dan ekstasi sebesar 280 persen.
Sementara data dari Badan Narkotika Nasional menyebutkan jumlah kasus penyalahgunaan narkotika pada 2015 sebanyak 5,9 juta kasus. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding 2011 dengan 3,8 juta kasus. Selain itu, diperkirakan 33 orang meninggal setiap hari karena narkoba dari jumlah tersebut. Peningkatan jumlah kasus tersebut juga dikarenakan status Indonesia yang dijadikan pasar utama peredaran narkoba di Asia.
Oleh karena itu pemerintah melalui Menkopolhukam beserta instansi yang dibawahinya terus melakukan sosialisasi tentang bahaya dan jenis-jenis narkoba ke daerah-daerah.
Selain itu melakukan pemberdayaan masyarakat yang hidup di daerah-daerah rawan narkoba agar terhindar dari jerat peredaran dan penjualan narkotika. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
Terkini
-
Tahan Banting dan Tetap Laris: Ini 6 Mobil Bekas yang Harganya Awet dan Susah Turun
-
Krisis Otomotif Paksa Volkswagen Sulap Pabrik Mobil Jadi Fasilitas Militer
-
Jangan Asal Taruh! Ini Jarak Ideal Kulkas dari Dinding agar Kompresor Tidak Cepat Rusak
-
Jangan Asal Viral! Peringatan Keras Komdigi untuk Para Kreator Konten di Era AI
-
Kortastipidkor Temukan Sejumlah Masalah Kopdes Merah Putih, Transparansi Pengadaan Dinilai Minim
-
Rektor Unhas: Tuntaskan Pengeboman Ikan
-
Rupiah Paling Berotot se-Asia Hari Ini, Ditutup ke Level Rp17.511
-
Cerai Berujung Bayar Rp28 Triliun, Bos Game Korea Serahkan 35 Persen Saham ke Mantan Istri
-
Ada 3 Bakteri Patogen di Menu MBG Karo, Dokter Bedah Sebut Bisa Picu Komplikasi Berat pada Siswa
-
TV Layar Besar Makin Diminati, Sharp Gabungkan Teknologi dan Layanan Premium