Suara.com - Kepolisian Sektor Pasar Minggu menangkap tersangka kasus penipuan dengan modus wedding organizer, Nitria Danu Kusuma (35), pada Selasa (9/3/2016), di kawasan Tangerang, Banten.
Kepala Sektor Polisi Pasar Minggu Komisaris Polisi Zaky Nasution mengatakan penangkapan tersangka Nitria merupakan hasil dari pengembangan dari tersangka Fillipus Defris (34) yang tak lain rekan Nitria.
"Untuk dia (Nitria) mantan residivis dengan perbuatan yang sama, namanya Nitria Danu Kusuma, ditangkap di Villa regency Tangerang, hasil pengembangan Filipus Defris yang sudah ditangkap terlebih dahulu," kata Zaky di Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan (9/3/2016).
Nitria merupakan residivis dengan kasus yang sama.
"Dia (Nitria) pernah divonis setahun, akhirnya ditahan di polsek setahun, pada tahun 2013 dan keluar tahun 2014 terus mengulangi lagi perbuatannya," kata Zaky.
Kasus ini terungkap setelah enam korban melapor polisi.
"Pelaku mendekati korbannya dengan memberikan jasa WO, dan juga sudah milih tempatnya (Gedung) dan bayar, ternyata tidak dibayarkan ke vendor, nah setelah tiba hari mau pernikahan ternyata bukan tanggalnya. Korban sudah ngasih 100 juta sekitar segitu totalnya," kata Zaky.
Zaky mengungkapkan dari penipuan dengan modus operandi jasa WO, kedua tersangka sudah berhasil mengantongi duit ratusan juta rupiah.
Dari tangan mereka, polisi menyita barang bukti, di antaranya berkas perjanjian kerjasama, bukti transaksi pembayaran, sisa uang dari Filipus Rp1.300.000, sisa uang dari Nitria Rp175 ribu, dan ATM BCA.
Nitria dan Filipus dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan 372 KUHP dengan hukuman penjara paling lama empat tahun.
Berita Terkait
-
7 Tanda Wedding Organizer Red Flag, Calon Pengantin Harus Waspada
-
Borok Ayu Puspita Terbongkar! Uang Calon Pengantin Dipakai Liburan Keluar Negeri dan Bayar Cicilan
-
Korban WO Ayu Puspita Tembus 207 Orang, Polisi: Kerugian Sementara Capai Rp11,5 Miliar!
-
Segini Kisaran Harga Wedding Organizer Profesional dan Terpecaya di Jakarta
-
9 Tips Memilih Wedding Organizer yang Aman Agar Pernikahan Tak Jadi Bencana
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan