Suara.com - Pesta demokrasi di Ibu Kota baru akan berlangsung tahun depan. Namun saat ini, suasana 'panas' dari bakal calon Gubernur DKI Jakarta yang akan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 sudah terlihat.
Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas memastikan, tidak akan ada koalisi khusus partai berbasis Islam di Pilgub DKI 2017.
"Oh nggak, nggak ada (koalisi partai berbasis Islam). Kita tidak bicara Islam. Ini bicara Jakarta lebih baik. Jadi, nggak ada kaitannya agama kalau urusannya Pilkada," kata Hasbiallah, saat dihubungi wartawan Suara.com, Jumat (11/3/2016).
Hasbiallah menjelaskan, partai yang diketuai Muhaimin Iskandar itu saat ini masih melakukan penjaringan bakal calon gubernur atau calon wakil guberur DKI. Terkait nama musisi Ahmad Dhani yang belakangan santer terdengar bakal dijagokan PKB, dipastikan Hasbiallah bahwa semua bakal calon yang masuk dalam penjaringan sama statusnya.
"Kan yang kemarin di Mukerwil (Musyawarah Kerja Wilayah), banyak yang datang bakal calon, termasuk Yusril, Ahok (Basuki Tjahaja Purnama). Semua. DPW belum bisa mengambil keputusan hari ini, karena memang kita masih penjaringan," jelasnya.
Lebih lanjut, Hasbiallah menyebut bahwa partai berbasis Islam ini belum mengetahui kapan akan mengumumkan ke publik 'jagoan' mereka untuk Pilgub DKI 2017.
"Kan PKB agak-agak lama penjaringan, karena dari bawah, (dari) PAC, DPC, DPW. Dari DPW nanti lapor ke ulama-ulama, setelah itu baru kita ajukan ke DPP. Mekanismenya seperti itu," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?