Suara.com - Korea Utara kehilangan kontak dengan salah satu kapal selamnya awal pekan ini, demikian dilaporkan CNN, mengutip keterangan pejabat Amerika Serikat yang memiliki akses terhadap informasi tersebut.
Menurut pejabat tersebut, militer Amerika Serikat memang melihat kapal selam tersebut berhenti saat beroperasi di perairan timur Korea Utara. Secara diam-diam, satelit-satelit pengintai, pesawat, dan kapal AS memantau upaya pencarian kapal selam yang dilakukan Angkatan Laut Korea Utara.
Militer AS tidak bisa memastikan, apakah kapal selam tersebut masih melayang di dalam air, ataukah sudah tenggelam di dasar laut. Kendati demikian, AS menduga, kapal selam tersebut mengalami kerusakan dalam latihan.
Ketegangan di Semenanjung Korea meningkat menyusul uji coba nuklir keempat yang dilakukan Korea Utara dan latihan militer gabungan yang digelar AS dan Korea Selatan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Korea Utara menembakkan dua rudal balistik jarak pendeknya ke laut pada hari Kamis (10/3/2016). Lansiran Reuters, peluncuran rudal tersebut diyakini sebagai tanggapan Korea Utara terhadap pelaksanaan latihan perang yang diadakan Korea Selatan dan AS.
Korea Utara juga membatalkan seluruh kesepakatan perdagangan dengan Korea Selatan. Tak hanya itu, Korea Utara juga mengatakan bakal melikuidasi seluruh aset Korea Selatan yang ada di kawasan Korea Utara.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Kartel Narkoba Kini Pakai Kapal Selam, Minta Polisi Jadi 'Mata dan Telinga Rakyat'
-
TNI AL Pesan 2 Kapal Selam Scorpene Prancis, Pertimbangkan Beli Unit Tambahan dari China
-
Trump Siaga! Dua Kapal Selam Dikerahkan ke Rusia Usai Medvedev Ancam Perang
-
Hariff Defense Gandeng Produsen Kapal Selam Asal Perancis, RI Bisa Diuntungkan di Sektor Maritim?
-
Pengawasan Bawah Laut Nihil, TNI AL Curhat di DPR: Belum Punya Alat Deteksi Kapal Selam Asing
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!