News / Internasional
Rabu, 04 Maret 2026 | 21:54 WIB
Kapal selam Amerika Serikat menenggelamkan kapal perang Iran di Samuderah Hindia, dekat Sri Lanka pada Rabu (4/3/2026). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]
Baca 10 detik
  • Kapal selam Amerika Serikat menenggelamkan kapal fregat Iran Iris Dena di Samudera Hindia pada Selasa malam (3/3/2026).
  • Penyelamatan 32 prajurit Iran dilakukan Sri Lanka di dekat Kota Galle, setelah kapal tersebut diduga dihantam torpedo.
  • Peristiwa ini adalah serangan pertama AS terhadap militer Iran di luar Timur Tengah sejak perang dimulai 28 Februari kemarin.

Suara.com - Kapal selam Amerika Serikat menenggelamkan kapal perang Iran di Samudera Hindia, sebelah selatan Sri Lanka, demikian dikatakan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth.

Sebelumnya pemerintah Sri Lanka melaporkan telah menyelamatkan 32 prajurit Angkatan Laut Iran pada Rabu pagi (4/3/2026) dari Kapal Fregat Iris Dena milik Angkatan Laut Iran. Sementara 80 orang lainnya tewas dalam peristiwa tersebut.

Hegset mengatakan AL AS adalah pihak yang menghantam kapal perang Iran itu. Serangan tersebut dilancarkan pada Selasa malam (3/3/2026).

"Kapal selam Amerika menenggelamkan kapal perang Iran. Mereka kira mereka aman berlayar di perairan internasional," kata Hegseth.

Ia mengatakan kapal fregat Iran itu dihantam oleh sebuah torpedo. Hegset juga mengeklaim ini adalah untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II militer AS sukses menenggelamkan kapal musuh menggunakan torpedo.

Menteri Luar Negeri Sri Lanka Vijitha Herath pada Rabu mengatakan pasukan penjaga pantai menerima panggilan darurat dari Kapal Perang Iran iris Dena pada pukul 5.08 pagi waktu tempat.

"Kami mengirim sebuah kapal angkatan laut pada pukul 6 pagi dan kapal kedua dikirim pada pukul 7 pagi," terang Herath.

Herath menegaskan Sri Lanka wajib merespon panggilan darurat tersebut karena negaranya menandatangani perjanjian internasional terkait SAR maritim.

Saat ditemukan, kapal perang Iran itu berada di lautan internasional, sekitar 81 km dari Kota Galle, Sri Lanka. Perairan tersebut masih masuk dalam Zona Ekonomi Eksklusif Sri Lanka.

Baca Juga: Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi

Saat ditemukan pasukan AL Iran yang selamat mengaku kapal mereka meledak. Mereka kemudian dibawa ke Rumah Sakit di Kota Galle.

Serangan itu terjadi ketika AS dan Israel sedang melancarkan perang di Iran sejak Sabtu (28/2/2026) pekan lalu. Ini adalah serangan pertama terhadap militer Iran oleh AS di luar wilayah Timur Tengah.

Ironisnya Iris Dena adalah kapal fregat terbaru AL Iran. Ia dibekali persenjataan canggih seperti rudal darat ke udara, rudal anti kapal dan peluncur torpedo.

Tampaknya kapal perang itu melewati Sri Lanka dalam perjalanan pulang setelah mengikuti acara di India.

Seorang pejabat Sri Lanka bercerita, Kedutaan Besar Iran di Kolombo mengaku bahwa pihaknya sudah tahu kapal perang tersebut ditenggelamkan oleh AL AS.

Kedubes Iran mengatakan tampaknya kemampuan pertahanan kapal perang itu dilumpuhkan oleh peranti elektromagnetik, sehingga tidak bisa membalas serangan kapal selam AS.

Load More