Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso didampingi Deputi 6 Bidang Komunikasi dan Informasi Bambang Wiyono dan Deputi 2 Bidang Dalam Negeri Tamrin [suara.com/Oke Atmaja]
Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso mengungkapkan situasi daerah-daerah, khususnya Jakarta, menjelang pemilihan kepala daerah serentak tahun 2017 masih kondusif.
"Sejauh ini belum ada gejolak apapun, mereka semua sedang persiapan-persiapan untuk memilih calon-calon (kepala daerah), seperti DKI. Yang seru Provinsi DKI, yang lain masih sepi saja," kata Sutiyoso usai menghadap Presiden di komplek Istana, Jakarta, Senin (14/3/2016).
Dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana, Kepala Negara meminta Sutiyoso untuk memberikan perhatian khusus kepada Ibu Kota Jakarta menjelang pilkada.
"Iya, jadi ya diminta perhatian soal itu juga (pilkada DKI)," kata purnawirawan Letnan Jenderal TNI Angkatan Darat.
Sutiyoso menjamin pilkada tahun depan akan berjalan aman dan lancar. Ia memberikan gambaran pilkada serentak tahun 2015 yang berjalan kondusif.
"Kami punya jam terbang yang tinggi kan, kemarin (pilkada serentak lalu) relatif sukses dan aman, masa yang kedua tidak. Kami semua optimis, apakah aparat, intelijen, pemerintah daerah termasuk yang dikoordinir Kemendagri tentunya mereka yakin pilkada yang akan datang juga akan sukses," kata dia.
"Sejauh ini belum ada gejolak apapun, mereka semua sedang persiapan-persiapan untuk memilih calon-calon (kepala daerah), seperti DKI. Yang seru Provinsi DKI, yang lain masih sepi saja," kata Sutiyoso usai menghadap Presiden di komplek Istana, Jakarta, Senin (14/3/2016).
Dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana, Kepala Negara meminta Sutiyoso untuk memberikan perhatian khusus kepada Ibu Kota Jakarta menjelang pilkada.
"Iya, jadi ya diminta perhatian soal itu juga (pilkada DKI)," kata purnawirawan Letnan Jenderal TNI Angkatan Darat.
Sutiyoso menjamin pilkada tahun depan akan berjalan aman dan lancar. Ia memberikan gambaran pilkada serentak tahun 2015 yang berjalan kondusif.
"Kami punya jam terbang yang tinggi kan, kemarin (pilkada serentak lalu) relatif sukses dan aman, masa yang kedua tidak. Kami semua optimis, apakah aparat, intelijen, pemerintah daerah termasuk yang dikoordinir Kemendagri tentunya mereka yakin pilkada yang akan datang juga akan sukses," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK