Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan upaya peningkatan syarat untuk calon indpenden dalam Pilkada perlu dikaji mendalam. Sebab, menurutnya, syarat tersebut harusnya tidak malah menyulitkan calon independen untuk maju ikut Pilkada.
"Kita lihat sejauh mana apakah syarat itu dinaikan, tetap atau dikurangi," kata Fadli di DPR, Rabu (16/3/2016).
Menurutnya, jalur independen memang sudah dijamin undang-undang. Karenanya, alasan revisi sebagai azaz proporsionalitas dianggap Fadli hal yang wajar. Apalagi, syarat untuk partai politik sendiri cukup berat dalam pelaksanaan Pilkada.
"Ini kan masih wacana, ya kita lihat sejauh mana ini bisa diakomodasi dari segi politiknya," tutur Politisi Gerindra ini.
Namun, yang menjadi catatan adalah revisi ini tidak memberatkan calon independen. Karena bila syaratnya berat, malah akan meniadakan calon independen itu sendiri.
"Sehinga kita perlu bertanya kepada para pakar dan survei untuk menentukan sejauh mana yang memungkinkan orang tetap mendapatkan dukungan dari masyarakat secara independen," tuturnya.
"Saya kira semangatnya adalah independensi bahwa individu berhak untuk mencalonkan diri," kata Fadli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan