Suara.com - Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon mengatakan perseteruan antara dua menteri kabinet yakni Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said soal Blok Masela, berawal dari ketidaktegasan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini dinilai Fadli bisa memberikan sinyal buruk kepada investor asing.
"Saya mengatakan ini masalah kepemimpinan. Ini kan urusan lima menit selesai kok. Dan selama ini terlalu bertele-tele sehingga menimbulkan kegaduhan yang tidak penting. Ini memberikan sinyal yang kurang baik bagi publik dan investor," ujar Fadli dalam diskusi bertema 'Menteri Ribut Bikin Ribet ' di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (5/2/2016).
Menurutnya perseteruan semacam ini tidak pernah ada pada pemerintahan era orde baru maupun era reformasi.
"Apa yang sedang terjadi saat ini terkait perseteruan seharusnya tidak seharusnya terjadi dan mencuat publik, tidak pernah ada saat Orba dan reformasi," ucapnya.
Adapun perseteruan kedua menteri tersebut, imbuh Fadli, membuktikan bahwa Presiden Jokowi tidak memperhatikan pertimbangan menteri dalam hal kebijakan. Dirinya mencontohkan soal ketidaktahuan presiden terkait pembelian pesawat Airbus A350 yang sempat menjadi perdebatan pada tahun lalu.
"Contoh pada 14 agustus 2015 (Pidato Kenegaraan di DPR), Jokowi datang ke DPR baca pidato, saya tanya bagaimana soal Airbus 350, dijawab tidak tahu, malah melemparkan ke Pak JK (Wakil Presiden Jusuf Kalla). Jadi presiden tidak tahu apa yang terjadi, tandanya presiden tidak baca (laporan atau berita) harusnya presiden tahu apa yang terjadi," kata Fadli.
Lebih lanjut, dirinya melihat perseteruan antara Rizal Ramli dan Sudirman Said merupakan permasalahan internal yang harus diperbaiki.
"Jadi kalau saya melihat ini juga masalah manajemen. Menurut saya lebih baik presiden fokus dulu membenahi manajemen pemerintahan yang dibereskan. Presiden bangun tidur harusnya baca (laporan atau berita), saya denger nggak membaca. Kalau nggak membaca bahaya. Presiden harus membaca apa yang terjadi," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
-
Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing