Suara.com - Pembalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto, tak ingin muluk-muluk dalam kiprahnya di kancah balapan Formula 1 tahun ini. Pembalap tim Manor Racing itu menyadari posisinya sebagai debutan di arena jet darat tersebut.
Untuk itu, dia pun hanya berharap bisa cepat beradaptasi dengan tim dan juga mobil Manor MRT05. Dan satu hal lainnya pembalap asal Solo, Jawa Tengah, ini sangat berharap bisa membawa mobil secepat mungkin.
"Saya debutan di F1, jadi masih banyak yang harus dipelajari," kata Rio dalam jumpa pers resmi F1, Kamis (17/3/2016), bersama beberapa pembalap lain, seperti Sebastian Vettel (Ferrari), Jolyon Palmer (Renault), Esteban Gutierrez (Haas), Daniel Ricciardo (Red Bull), dan Lewis Hamilton (Mercedes).
"Ekspektasi saya adalah belajar secepat mungkin dan berusaha membangun hubungan yang baik dengan tim. Kita lihat saja hasilnya di balapan nanti," sambung Rio, 23 tahun.
Di sisi lain, Rio sangat berhasrat bisa mencetak poin perdananya di F1. Dia mengaku optimis bisa menuainya mengingat paket mobil Manor saat ini jauh lebih baik dibanding tahun lalu.
Tahun ini Manor menggunakan mesin yang sama dengan juara konstruktor dua musim berturut-turut Mercedes; Mercedes PU106C Hybrid. Tahun lalu Manor jadi juru kunci setelah menggunakan mobil yang mendapat sokongan mesin dari Ferrari.
Hal inilah yang memicu optimisme Rio. "Paket mobil yang sekarang jauh lebih baik daripada tahun lalu, dan misi kami adalah mencetak poin sebanyak-banyaknya," kata Rio.
"Kami tidak tahu kapan bisa mencetak poin. Tapi, yang pasti kami akan berusaha berikan yang terbaik di setiap lombanya, mengingat lombanya juga sangat panjang," pungkas Rio. (Motorsport)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih