Suara.com - Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Piala Bhayangkara 2016 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Kamis (17/3/2016).
Prosesi pembukaan ditandai dengan penyerahan bola kepada wasit Handri Krisnanto yang akan memimpin pertandingan perdana antara Persib Bandung yang merupakan Juara Piala Presiden melawan Juara Piala Jenderal Sudirman Mitra Kukar.
Hadir pula Ibu Negara Ny Iriana Joko Widodo, Menpora Imam Nahrawi beserta sejumlah Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti serta Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan.
"Piala Bhayangkara 2016 merupakan turnamen premium yang menghadirkan 10 klub pilihan sehingga diharapkan menyuguhkan pertandingan yang berkualitas sekaligus menghibur serta menjunjung sportifitas," kata Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti yang bertindak sebagai penyelenggara turnamen itu.
Menurut Kapolri turnamen digelar di 17 hingga 3 April 2016 yang mana babak final akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.
Turnamen yang memperebutkan hadiah senilai Rp2,5 miliar itu diikuti 10 klub yang digelar di dua tempat yakni grup A di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung dan Grup B di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali.
Sepuluh tim yang berlaga adalah Arema Indonesia, Bali United, Mitra Kukar, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, PS Polri, PS TNI, Pusamania Borneo FC dan Sriwijaya FC.
Hujan yang mengguyur kawasan Stadion Si Jalak Harupat sejak sebelum upacara pembukaan dimulai, tidak menyurutkan supporter yang didominasi oleh bobotoh menunggu laga perdana Piala Bhayangkara Grup A.
Upacara pembukaan itu dimeriahkan dengan penampilan formasi dari 650 Polisi Cilik dari 22 Polres di Polda Jabar yang beraksi membuat sejumlah formasi menarik di lapangan Stadion Si Jalak Harupat.
"Turnamen ini merupakan sumbangsih Polri untuk menghidupkan semangat sepak bola di Indonesia yang masih dalam pembenahan," kata Kapolri.
Menurut dia, Piala Bhayangkara merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan Turnamen Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman yang digelar tahun lalu.
Selain itu, menurut Kapolri, diharapkan dari penyelenggaraan Piala Kapolri akan melahirkan sekaligus memunculkan atlet yang bertalenta, menjadi pemersatu bangsa serta memiliki nasionalisme tinggi.
"Kehadiran klub-klub peserta membuat turnamen ini setara dengan liga dan kompetisi di Indonesia," katanya.
Pada kesempatan itu, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berandil sehingga terselenggaranya turnamen itu. Hingga berita ini diturunkan pukul 21.20 WIB masih berlangsung pertandingan antara Persib melawan Mitra Kukar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Mudik Gratis Pemprov DKI 2026 Segera Dibuka, Simak Syarat Daftar dan Jadwalnya
-
Polri Kebut 1.179 Dapur MBG, 2,9 Juta Warga Disasar hingga Pelosok Wilayah 3T
-
BPK Periksa Gus Yaqut, KPK Tegaskan Sudah Ada Koordinasi
-
Polri Jadi Bulan-bulanan, Prabowo: Itu Risiko, Dulu Jenderal TNI Dimaki-Dituduh Melanggar HAM
-
Indonesia Kejar Ciptakan Jutaan Green Jobs, Sudah Siapkah Talenta Kita?
-
Syarat Ikut Mudik Gratis Lebaran 2026, Catat Dokumen dan Cara Daftarnya
-
Digerebek di Kamar Hotel Dumai, WNA Malaysia Bawa 99.600 Butir Happy Five Senilai Rp39,8 Miliar!
-
Prabowo: MBG Mungkin Tidak Penting untuk Orang Cukup Berada Tapi Mayoritas Rakyat Perlu
-
Israel Gabung BoP Trump, Golkar: Kesempatan Indonesia Bisiki Netanyahu Soal Kemerdekaan Palestina
-
KPK Bantah Ada Penyidik Bernama Bayu Sigit yang Minta Rp10 Miliar untuk Tutup Kasus RPTKA