Suara.com - Rio Haryanto tanggapi positif hasil latihan bebas resmi Formula 1 yang dijalaninya di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, Jumat (18/3/2016). Seperti diketahui, Rio menempati urutan ke-19 dari 20 pembalap yang mencatatkan waktu pada sesi latihan pertama.
Di sesi latihan pertama pembalap tim Manor Racing itu mencatatkan waktu tercepat 1 menit 43,372 detik. Sedangkan pada sesi latihan kedua yang dimulai pukul 16.30 waktu setempat atau 12.30 WIB, Rio menempati urutan 14 dari 15 pembalap yang melakukan catatan waktu.
Pada latihan kedua, catatan waktu terbaik yang diukir Rio tak lebih baik dibanding yang pertama. Dia mencatatkan waktu 1 menit 44,304 detik dari 22 putaran yang dilahapnya.
Lintasan yang basah jadi penyebab melorotnya catatan waktu pembalap asal Solo, Jawa Tengah, itu. Kondisi ini juga dialami rata-rata semua pembalap. Rio sendiri mencoba mengambil hikmah positif dari hasil latihan bebasnya itu.
Terlebih ini merupakan pengalaman pertamanya mengemudikan mobil F1 dalam kondisi lintasan yang basah pasca diguyur hujan. "Cuaca hari ini jadi sesuatu yang pembeda," kata Rio dikutip dari akun Facebook milik Manor Racing.
"Saya belum pernah mengendarai mobil F1 dalam trek basah, meski hari seperti ini bisa membuat frustasi--semua pembalap. Tapi, ini sangat positif untuk pengalaman (baru) buat saya."
"Tentu saja akan jauh lebih baik jika latihan bebas ini berlangsung dalam lintasan yang kering karena akan membantu mempersiapkan setelan mobil untuk lomba di akhir pekan. Cuaca tidak bisa ditebak beberapa hari ke depan. Mudah-mudahan cuaca besok lebih bagus sehingga kami bisa mencapai proragm yang telah dibuat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Bukan Sekadar Game! Lenovo Legion Jadi 'Senjata' Utama di F1 Sim Racing World Championship 2026
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?