Suara.com - Sopir taksi yang demonstrasi di depan gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, siang ini bakar-bakar ban bekas.
Menurut gambar-gambar yang diunggah di TMC Polda Metro Jaya, asap tebal mengepul dari jalan raya depan gedung DPR/MPR.
Sementara di sekitarnya, terlihat para sopir taksi dari berbagai perusahaan tengah menyampaikan aspirasi.
Saat ini, Jalan Gatot Subroto macet parah. Kendaraan pribadi, baik roda dan roda empat, tidak leluasa melintas karena taksi-taksi diparkirkan di pinggir jalanan, bahkan sebagian sampai ke tengah jalan.
Efek aksi unjukrasa juga sampai di jalan tol dalam kota. Beberapa jam lalu, sebagian sopir taksi sweeping rekan-rekan mereka yang masih beroperasi baik di jalan arteri sampai di jalan tol dalam kota.
Tetapi sekarang, aksi sweeping sudah dihentikan setelah polisi turun tangan.
Saat ini, aksi unjuk rasa berlangsung di sejumlah tempat di Ibu Kota. Sekitar seribu sopir taksi konsentrasi di depan gedung DPR/MPR, lainnya demo di depan Istana Merdeka, depan Balai Kota Jakarta, dan kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Mereka menuntut pemerintah membekukan sistem aplikasi transportasi online mobil plat hitam, seperti Grab Car dan Uber. Mereka menilai angkutan ini ilegal dan telah merugikan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran