Suara.com - Lima driver Gojek menjadi korban pelemparan batu dari rombongan ratusan massa sopir angkutan taksi yang sedang melintas di Jalan Gatot Subrotot persisya di depan Polda Metro Jaya, Selasa (23/3/2016).
Aksi anarkis para sopir taksi tersebut dipicu oleh adanya konvoi dari para driver Gojek yang melintas di kawasan jalan Gatot Subroto. Polisi sebelumnya telah berjaga melarang rombongan puluhan driver Gojek tersebut melintas.
Pantuan suara.com, ada 5 driver Gojek tersebut tetap melintas. Kelimanya pun menjadi korban pelemparan batu.
Peristiwa pelemparan batu antara ratusan sopir taksi dan puluhan driver Gojek pun terjadi.
"Tangkap itu provokator," kata salah satu polisi yang menggunakan pengeras suara.
Puluhan polisi yang berjaga pun lantas melerai aksi anarkis tersebut. Akhirnya aksi pelemparan pun bisa diredam petugas. Terkait insiden pelemparan batu tersebut sempat membuat arus lalu lintas di sepanjang Gatot Subroto macet total.
Berita Terkait
-
Pendapatan Angkot KWK Turun 50 Persen karena Ada Taksi Online
-
Peringatan, Lihat Sopir Blue Bird Anarkis, Cepat Lapor ke Sini
-
Bahas Uber dan Grab Car, Menkominfo Ketemu Sopir Taksi Siang Ini
-
Suasana Demo 'Anti Taksi Online' Angkot KWK Lebih Damai
-
Akan Dibentuk Koperasi Taksi Online, Taksi Manual Kian Panas
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Sanksi Menanti! Mahasiswa UNISA Yogyakarta Pelaku Kekerasan Akhirnya Mengaku
-
Jokowi Solid Dukung Prabowo 2 Periode, Gibran Dinilai Lebih Matang untuk Maju Pilpres 2034
-
Pria 55 Tahun di Pasar Minggu Diduga Lecehkan Anak, Polisi Evakuasi dari Amukan Warga
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000