Suara.com - Malam ini, sekitar jam 22.00 WIB, situasi arus lalu lintas di jalan tol Cawang arah Cikampek padat merayap, salah satu sebabnya adanya antrian kendaraan yang mau masuk ke rest area kilometer 19.
Menurut laporan Traffic Management Center Polda Metro Jaya imbas kepadatan di jalan tol Jakarta-Cikampek (arah Cikampek) sampai ke jalan tol dalam kota.
Jalan tol dalam kota kawasan Cawang, Pancoran, dan Semanggi padat merayap.
Traffic Management Center Polda Metro Jaya menginformasikan ekor kepadatan arus lalu lintas jalan tol dalam kota sampai ke daerah Tomang.
"Situasi lalin tol dalam kota arah Cawang padat merayap imbas volume kendaraan," demikian informasi TMC Polda Metro Jaya.
Arus lalu lintas jalan tol Wiyoto Wiyono simpang susun Penjaringan ke Ancol juga dilaporkan padat sekali.
Berbeda keadaannya dengan jalan tol dari Cawang ke arah Jagorawi, dilaporkan lancar.
PT. Jasa Marga (Persero) mengimbau pengendara di jalan tol Jakarta-Cikampek agar jangan menghentikan kendaraan di bahu jalan supaya tidak macet.
"Kami imbau agar tak berhenti di bahu jalan karena selain menimbulkan kemacetan juga rawan kecelakaan," kata Direktur Operasional PT. Jasa Marga, Christantio Prihambodo, dalam pernyataan pers, siang tadi.
Berdasarkan data tahun 2015, total kecelakaan di bahu jalan di seluruh ruas jalan tol yang dikelola Jasa Marga mencapai 271 kasus.
"Kecelakaan di bahu tol mencapai 17 persen dari seluruh kasus kecelakaan sebanyak 1.525 kasus pada 2015," katanya.
Dia mengatakan banyaknya kecelakaan lalu lintas dikarenakan para pengendara tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas terkait pemanfaatan bahu jalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan