Suara.com - Sebanyak 51.000 mobil melintasi Tol Plumbon, Cirebon, Jawa Barat hingga Jumat (25/3/2016), demikian dikatakan oleh Kepala Gerbang Tol Plumbon, Sugeng Wardoyo.
Ia mengatakan bahwa peningkatan arus kendaraan ini sudah terpantau sejak Kamis malam, hari kerja terakhir di pekan ini mengingat Jumat adalah hari libur untuk memperingati Paskah.
"Pada Kamis pukul 20.00 WIB sudah mulai terlihat peningkatan jumlah arus kendaraan dan diperkirakan mencapai 51.000 kendaraan," kata Sugeng seperti dikutip Antara.
Biasanya, kendaraan yang melintasi Tol Plumbon Cirebon baik dari arah Jakarta maupun Jawa Tengah hanya berjumlah sekitar 40.000 kendaraan.
Namun kemarin hingga malam hari, jumlah kendaraan yang melintas di Tol Plumbon Cirebon mencapai 51.000 kendaraan.
Dia menuturkan selain malam hari tadi, kepadatan kendaraan juga terlihat pada pagi hari, bahkan kepadatan kendaraan tersebut menghasilkan antrean yang cukup panjang saat akan menuju gerbang Tol Plumbon III.
"Pagi tadi juga cukup padat, antrean kendaraan di pintu tol mencapai satu kilometer," tuturnya.
Sugeng memperkirakan, jumlah kendaraan juga akan meningkat pada arus balik, yang diperkirakan akan terjadi pada minggu esok.
Berita Terkait
-
Libur Paskah, Terjadi Antrean Panjang di Tol Cipali-Palikanci
-
Tol Cikampek, Cipularang dan Jagorawi Macet Panjang
-
Truk Menyingkir Dulu Malam Ini sampai Besok Hindari Macet di Tol
-
Lalu Lintas Arah Tol Cikampek Macet, Ekornya Sampai Tomang
-
Rest Area KM 19 Cawang Arah Cikampek Penuh, Macet Sampai KM 15
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU