Pendeta dari Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat Paulus Freddy Tobing. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Pendeta dari Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat Paulus Freddy Tobing mengatakan pesan khutbah misa terhadap tahanan yang melaksanakan ibadah Jumat Agung di Gedung KPK, yakni agar manusia ingat pengorbanan Yesus saat disalib.
Tahanan tersebut antara lain pengacara kondang Otto Cornelis Kaligis, asisten pribadi anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Hanura Dewi Yasin Limpo, Rinelda Bandaso, Kepala Dinas ESDM Kabupaten Deiyai Provinsi Papua Irenius Adii dan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Hubla Kemenhub) Bobby Reynold Mamahit)
"Ini Kita peringati kan ini Jumat Agung, jadi kita peringatan hari kematian Isa Almasih karena dia disalib,"ujar Freddy usai memimpin misa Jumat Agung di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (25/3/2016).
Lebih lanjut Freddy menilai, khutbah yang diberikan kepada tahanan yang melaksanakan misa Jumat Agung, bertujuan untuk menyadarkan para umat agar selalu mengingat Tuhan.
"Setiap orang pada saat berada di dalam (Penjara) mereka baru ingat Tuhan. Kalau diluar pasti memikirkan kesenangan duniawi," ucapnya.
Freddy pun menuturkan, para tahanan yang hari ini melaksakan ibadah Jumat Agung, sudah tegar dalam menghadapi perkara yang menjeratnya.
Kata Freddy yang selalu memimpin misa setiap minggu di Rutan, para tahanan tersebut sudah melewati masa sulit.
"Masa itu sudah lewat ya. Setiap minggu kan ketemu. Mereka sudah di atas 4, 5 bulan dan 8 bulan (di penjara), jadi beda lah," ungkapnya.
Komentar
Berita Terkait
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
KPK Incar Harta Bos Asing di BUMN, Direksi WNA Wajib Lapor LHKPN
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin