Suara.com - Petugas Jasa Marga Cabang Tol Jakarta-Cikampek memprediksi sebanyak 94 ribu unit kendaraan akan melintasi Tol Jakarta-Cikampek pada arus balik libur panjang perayaan Paskah 2016 mulai Sabtu (26/3) malam.
"Prediksi kami akan ada lonjakan volume kendaraan mencapai 15 persen dari situasi normal pada Sabtu (26/3) mulai pukul 20.00 WIB hingga Minggu (27/3) pukul 06.00 WIB," kata Humas Jasa Marga Jakarta-Cikampek Iwan Abrianto di Bekasi, Jumat.
Menurut dia, kendaraan pada puncak arus balik itu diprediksi akan mencapai 94 ribu unit lebih atau meningkat sekitar 15 persen dari situasi normal sebanyak 81 ribu unit lebih.
Dikatakan Iwan, arus balik akan didominasi kendaraan pribadi dari arah Jawa Tengah, Jawa Timur, Bandung dan sekitarnya mengarah ke Jakarta.
Dikatakan Iwan, situasi arus puncak tersebut tidak berbeda jauh dengan kondisi saat pemberangkatan yang terjadi pada Kamis (24/3) malam.
Puncak arus pemberangkatan libur panjang Paskah terjadi sekira pukul 23.00-06.00 WIB dengan jumlah kendaraan mencapai 99 ribu lebih.
Pihaknya mengaku telah menyiapkan serangkaian rekayasa lalu lintas guna menghindari dampak kemacetan di sekitar gerbang tol maupun rest area selama arus balik berlangsung.
Rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan berupa sistem buka tutup jalan, jemput bola pembagian kartu transaksi tol oleh petugas hingga contra flow.
"Sistem contra flow kami berlakukan dengan cara menambah lajur dari arah Cikampek menuju Jakarta memanfaatkan badan jalan jalur menuju Cikampek," katanya.
Sistem contra flow akan menambah kapasitas jalan menuju Jakarta dengan memanfaatkan dua lajur dari badan jalan arah Cikampek.
"Badan jalan menuju Cikampek yang semula sebanyak empat lajur, dipersempit menjadi dua lajur untuk pemanfaatan kendaraan menuju Jakarta, sehingga badan jalan menuju Jakarta diperlebar kapasitasnya," katanya.
Dikatakan Iwan, contra flow akan diberlakukan mulai dari KM65 sampai KM50 bila situasi lalu lintas sudah mencapai kepadatan terparah.
Pihaknya juga akan memberlakukan seluruh gardu transaksi tol di Cikarang Utama secara reguler demi memperlancar arus kendaraan.
"Dari total 21 GT Cikarang Utama, saat ini sebanyak 17 di antaranya reguler (pembayaran tunai), sementara empat lainnya gerbang tol otomatis (pembayaran elektronik). Saat puncak arus balik mulai Minggu (27/3) pukul 00.00 WIB, semuanya akan menjadi reguler," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Penumpang LRT Jabodebek Melonjak 2 Kali Lipat Saat Libur Paskah 2026, Tembus 270 Ribu Orang
-
8 Promo Makanan Spesial Hari Paskah 2026, dari Ramen hingga All You Can Eat
-
30 Ide Ucapan Selamat Paskah dari Muslim yang Sederhana, Hangat, dan Berkesan
-
30 Ucapan Selamat Hari Paskah 2026 dalam Bahasa Inggris yang Benar dan Penuh Makna
-
Vigili Paskah Itu Apa? Ini Makna, Rangkaian Ibadah, dan Alasan Digelar Malam Hari
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan
-
Besok Pagi, Transjakarta Blok M-Kota Tak Lewat Sudirman-Thamrin