Suara.com - Koordinator Posko Induk KTP Dukungan untuk Ahok Partai Nasional Demokrat Lukman Hakim mengatakan relawan partainya tak pernah bersaing dengan Teman Ahok untuk menarik dukungan KTP warga Jakarta. Sebaliknya, Nasdem bekerjasama dengan mereka.
"Ini unik, kami kerjasama dengan pendukung Ahok. Jadi kalau mau balikin formulir ke mana saja bisa di Pejaten, di sini bisa (Posko Induk Nasdem), jadi kami saling sinergi dengan Teman Ahok. Nggak ada saingan. Justru kami kompak," ujar Lukman Hakim kepada Suara.com di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2016).
Target Posko Nasdem juga sama dengan Teman Ahok, yaitu mengumpulkan satu juta KTP warga Jakarta.
Lukman menambahkan Nasdem juga bersinergi dengan pendukung Ahok lainnya, seperti Muda-mudi Ahok, Ale-Ale (Sahabat Bahasa Batak), dan Basuki Tjahaja Purnama Mania.
"Kami menargetkan untuk mengumpulkan satu juta KTP. Artinya kami semua mendukung Ahok, Partai Nasdem hanya meng-endorse saja," kata dia.
Posko Nasdem untuk menghimpun fotokopi KTP tersebar di berbagai wilayah di Jakarta.
"Posko kami sudah tersebar di yakni di 267 posko partai di wilayah Jakarta," kata Lukman.
Formulir yang dibagi-bagikan Partai Nasdem, kata Lukman, tidak menyantumkan lambang partai.
"Formulir nggak ada lambang Nasdem. Semua formulir dari Teman Ahok. Di sini kami hanya mencetak formulir dan memperbanyak formulir, formatnya formulirnya semua dari Teman Ahok," kata dia.
Partai Nasdem merupakan partai yang resmi menjadi pendukung Ahok. Begitu juga dengan Partai Hanura. Mereka sepakat mendukung Ahok, meski akan maju lewat jalur non partai politik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!