Suara.com - Fotokopi KTP warga Jakarta yang sudah terverifikasi yang dikumpulkan posko penggalangan dukungan untuk Basuki Tjahaja Purnama dan Heru Budi Hartono di kantor DPP Partai Nasional Demokrat, Gondangdia, Jakarta Pusat, sudah mencapai sebanyak empat ribu lembar.
"Yang sudah ada kami sudah kumpulkan 20 ribu karena ada perubahan yang sebelumnya hanya nama cagub Ahok, sekarang kami mobilisasi lagi yang sudah diverifikasi ada empat ribu fotokopi KTP dukungan untuk Ahok dan Heru," ujar Koordinator Posko Induk KTP Dukungan Untuk Ahok, Lukman Hakim, kepada Suara.com, di Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem, Selasa (29/3/2016).
Lukman menuturkan sejak partainya deklarasi mendukung Ahok, masyarakat ramai-ramai datang ke posko DPP Partai Nasdem untuk menyerahkan dukungan.
"Tapi kenyataannya warga Jakarta pada ke sini semua kebanyakan warga, kalau partai, kan tersebar di wilayah di DKI Jakarta," katanya.
Lukman menilai dukungan untuk Ahok merupakan fenomena kebangkitan nasionalisme.
"Ada juga elemen masyarakat, ibu pengajian, persekutuan gereja. Ini Ahok luar biasa, ada fenomena kebangkitan nasionalisme, semua ras , suku agama datang ke sini dukung Ahok," kata dia.
Menurut pengamatan Suara.com, posko di DPP Partai Nasdem hingga siang hari terus didatangi warga. Mereka datang untuk menyerahkan formulir serta fotokopi KTP dan sebagian lagi untuk meminta formulir kosong.
Di sekitar posko, terlihat spanduk bertuliskan dukungan untuk Ahok dan Heru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir