Suara.com - Pemilik, pengelola, dan mami di kafe Rebas, Kampung Sawah, Kelurahan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, bernama Gabriel Ginting, Jhonricson Lumban Tobing (39), dan Dina Hartati (26), kini meringkuk di kantor Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur. Mereka diamankan polisi karena mempekerjakan tiga ABG bernama Debi Juanah (15), Aulia Zulfani (16), dan Yolanda Putri Panggabean (16) sebagai pelayan tamu.
"Diduga pengelola kafe tersebut telah melanggar dan telah terjadi tindak pidana eksploitasi anak sebagaimana dimaksud Pasal 88 UU RI Nomor 35 Tahun 2014, perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," kata Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Mohamad Agung Budijono, Kamis (31/3/2016).
Terungkapnya kasus tersebut berawal pada hari Rabu (30/3/2016) malam. Ketika itu, seorang ibu rumah tangga bernama Rodinah melapor ke kantor Polsek Cakung.
"Beliau melaporkan bahwa anaknya (Debi Juanah) yang masih di bawah umur tanpa sepengetahuannya sejak 10 hari yang lalu pergi dari rumah yang beralamat di Babelan, Bekasi," kata Agung.
Mendapatkan laporan, polisi langsung bergerak mencari informasi.
Polisi kemudian mendapat informasi dari Mutiara Jihan Paradita, perempuan yang pernah bekerja sebagai pelayan Kafe Rebas.
"Dia menceritakan korban Debi Juana bekerja sebagai waitress di Kafe Rebas," katanya.
Singkat cerita, satuan Reskrim Polsek Cakung datang ke kafe tersebut. Penyidik memeriksa semua waitress.
"Alhasil, ternyata diketemukan tiga orang anak perempuan di bawah umur (salah satunya Debi Juanah) yang dipekerjakan sebagai waitress," katanya.
Polisi segera bekerja cepat. Pemilik, pengelola, dan mami di kafe tersebut diamankan. Lokasi tersebut kemudian diberi garis polisi untuk pendalaman.
Tim Reskrim Polsek Cakung mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk melengkapi administrasi penyidikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara