Suara.com - Posko Teman Ahok di Graha Pejaten, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, semakin ramai didatangi warga Jakarta yang mau menyerahkan formulir dan fotokopi KTP sebagai tanda mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Heru Budi Hartono maju lewat jalur independen pada Pilkada DKI Jakarta 2017.
Selain menyerahkan formulir dan fotokopi KTP, sebagian besar dari mereka juga meminta formulir kosong untuk disebarkan ke teman dan tetangga.
Bahkan, sebagian orang menawarkan rumah atau tokonya untuk dijadikan posko pengumpulan formulir dan fotokopi KTP.
"Mereka datang sendiri ke sini, menawarkan rumah atau tokonya dijadikan posko pengumpulan KTP," kata Richard, salah satu pendiri Teman Ahok, di Posko Teman Ahok, Graha Pejaten, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (1/4/2016).
Richard mengungkapkan saat ini, posko yang dibentuk warga sendiri sudah mencapai kurang lebih 30 unit.
"Posko warga sudah ada sekitar 30 lebih, kali," kata Richard.
Richard menjelaskan Teman Ahok tidak serta merta mengizinkan warga yang mau membuka posko, sebelum ada pengecekan terlebih dahulu dari pihak Teman Ahok ke lokasi yang hendak didirikan posko. Hal ini guna mengantisipasi penyalahgunaan nama Teman Ahok serta adanya miss communication.
"karena banyak yang mau buka posko, tapi kita harus cleaning dulu, kita harus ketemu mereka, kita harus tahu poskonya di daerah mana, minimal kita tahu posko itu cukup baik atau tidak, tidak bertabrakan dengan posko kita yang lain," kata Richard. (Dian Rosmala)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!