Suara.com - Presiden Direktur PT Lion Group Edward Sirait mengatakan pilot yang menerbangkan pesawat Batik Air registrasi PK-LBS jenis Boeing 737-800 NG dengan nomor ID 7703 tak menyadari datangnya pesawat Transnusa ATR 42-600 PK-TNJ.
Hal ini diungkapkan Edward berdasarkan pengakuan pilot kepada dirinya, usai insiden pesawat Batik Air Boeing 737-800 NG yang bersenggolan dengan pesawat Transnusa ATR 42-600 PK-TNJ.
Akibat insiden tersebut, pesawat Batik Air yang terkena senggolan rusak di bagian ujung sayap sebelah kiri.
Sementara pesawat Transnusa juga mengalami kerusakan pada bagian ekor dan sayap bagian kiri.
"Saya bukan pilotnya yang pasti dia bilang saya waktu itu jaraknya 200 meter, ya nggak keliatan. Begitu dia lihat ada benda dia langsung berusaha menghindar dan memberhentikan pesawat, ketika dia sudah merasakan berbenturan, "ujar Edward usai jumpa pers di Kantor Pusat Lion Air, Gajah Mada, Harmoni, Jakarta, Selasa (5/4/2016).
Lebih lanjut Presiden Lion Group Edward Sirait mengatakan pesawat Batik Air registrasi PK-LBS jenis Boeing 737-800 NG dengan nomor ID 7703 rute Halim Perdanakusuma menuju Makassar, yang membawa 49 penumpang dan tujuh awak pesawat, telah mendapat izin untuk tinggal landas (take off) oleh menara pengawas.
"Pilot pesawat Batik Air telah diizinkan untuk tinggal landasan (take off) dan sudah menuju speed yang agak tinggi. Ada pesawat Transnusa yang sedang terbang, pilot berusaha menghindari senggolan dan tidak dapat dihindari dan pesawat berhasil diberhentikan dengan baik," ucapnya.
Selain itu, saat terjadi senggolan antara pesawat batik dan Transnusa menimbulkan percikan api pada sayap sebelah kiri pesawat. Petugas pemadam kebakaran Bandara Halim Perdanakusuma langsung memadamkan api serta awak pesawat langsung melakukan evakuasi sesuai dengan prosedur keselamatan penerbangan.
"Saat bersenggolan menimbulkan percikap api dan pemadam langsung menyemprotkan api itu menghindari terjadinya kebakaran yang lebih besar, "ucapnya.
Edward menambahkan seluruh penumpang dan awak pesawat selamat dan tidak ada yang mengalami cedera.
"Namun ada 3 penumpang yang dirujuk ke rumah sakit untuk pengecekan," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Pilot Batik Air yang Serempet Trans Nusa Tak Pakai Narkoba
-
Batik Air Serempet Trans Nusa, Lion Tunggu Investigasi KNKT
-
Tabrakan Batik Air, Rekomendasi KNKT Dianggap Kurang Tajam
-
Batik Air Serempet Trans Nusa, Menhub Tegur Dirut Angkasa Pura II
-
YLKI: Tabrakan Batik Air & Trans Nusa Keteledoran Sangat Serius
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik