Suara.com - Belasan orang yang merasa tertipu promosi perjalanan wisata ke Jepang di media online, Kaskus, dengan akun Sarah Jihan melapor ke Polda Metro Jaya, Rabu (6/4/2016).
"Sebenarnya ceritanya begini, kami pernah lihat satu situs di salah satu media online, nama situsnya Ngebolang ke Jepang, nah orang ini jual jalur ke sana akhirnya saya sama temen-teman lainnya pakailah jasa itu karena kami memang mau liburan ke sana," kata salah satu pelapor, Umi Basuki (35), di kantor Sentral Pelayanan Kepolisian Polda Metro Jaya, Rabu (6/5/2016).
Umi mengatakan korbannya sebanyak 120 orang dari berbagai di kota di Indonesia.
Tertarik setelah melihat promosi wisata ke Jepang di Kaskus, Umi membayar ongkosnya. Tapi setelah itu, tidak ada kabar lagi dari penyelenggara.
"Keberangkatannya kemarin Selasa (5/4), tapi sampai saat ini yang bersangkutan tidak bisa dihubungi. Kami nggak ada batas waktu kapan terima dana refund-nya, kalau memang dia ada itikad baik pasti akan dilakukan secepat mungkin," kata Umi.
Umi dan teman-temannya memiliki bukti-bukti pembayaran kepada penyelenggara jasa travel.
"Ini semua buktinya ada, namanya Ngebolang ke Jepang adalah Sarah Jihan. Nama akun aslinya Sarah Jihan.
Total yang yang telah dibayarkan 120 korban hampir mencapai Rp2 miliar.
"Dia itu ngasih harga promo Rp5 juta perorangan untuk keberangkatan (5-12/4) karena murah dan bisa di cicil akhirnya kami mau, pergi ke Tokyo, Osaka, Fuji pokoknya paket tour termurah ngebolang lihat sakura ke Jepang," katanya.
Laporan kasus dugaan penipuan tersebut tercatat dengan nomor LP/Dit Reskrimsus tertanggal 6 April 2016.
Penyelenggara layanan travel terancam dikenakan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 28 (1) jo Pasal 45 (2) UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer