Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah. [Antara/Yudhi Mahatma]
Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon mengaku belum menerima surat pergantian Fahri Hamzah dengan Ledia Hanifa sebagai wakil ketua DPR. Fahri dipecat PKS karena dianggap indisipliner.
"Belum terima, belum ada sama sekali," kata Fadli Zon di DPR, Rabu (6/4/2016).
Fadli kemudian bicara dari sisi aturan main di DPR. Selama yang bersangkutan menempuh jalur hukum dan belum ada keputusan yang mengikat, belum bisa diganti.
"Tidak bisa dilanjutkan (proses penggantian) kalau dia ada masalah hukum. Menunggu hingga masalah hukum ini selesai," katanya.
Setelah dipecat, Fahri menempuh jalur hukum. Dia menggugat ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Rapat Dewan Pimpinan Tingkat Pusat PKS memutuskan mengganti Fahri Hamzah dengan Leida. Surat keputusan tersebut segera dikirim ke pimpinan DPR agar dibahas lebih lanjut.
"Wakil ketua DPR sekarang Ibu Leida Haifa. Kemudian sekjen-nya Pak Mustafa Kamal, wasekjennya Pak Abdul Hakim," kata Ketua DPP PKS Zainudin Paru.
Zainudin menerangkan setelah Fahri dipecat, perombakan struktur baru dilakukan di DPP PKS.
"Sementara itu dulu, di jajaran DPP (dulu)," ujar dia.
Leida saat ini sedang berada di luar negeri. Dia mengatakan siap menggantikan posisi Fahri.
"Saya dicalonkan dan ditetapkan oleh pimpinan untuk mengemban amanah ini. Bagi saya sebagai kader harus mempersiapkan diri untuk ditempatkan di posisi manapun," katanya.
"Belum terima, belum ada sama sekali," kata Fadli Zon di DPR, Rabu (6/4/2016).
Fadli kemudian bicara dari sisi aturan main di DPR. Selama yang bersangkutan menempuh jalur hukum dan belum ada keputusan yang mengikat, belum bisa diganti.
"Tidak bisa dilanjutkan (proses penggantian) kalau dia ada masalah hukum. Menunggu hingga masalah hukum ini selesai," katanya.
Setelah dipecat, Fahri menempuh jalur hukum. Dia menggugat ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Rapat Dewan Pimpinan Tingkat Pusat PKS memutuskan mengganti Fahri Hamzah dengan Leida. Surat keputusan tersebut segera dikirim ke pimpinan DPR agar dibahas lebih lanjut.
"Wakil ketua DPR sekarang Ibu Leida Haifa. Kemudian sekjen-nya Pak Mustafa Kamal, wasekjennya Pak Abdul Hakim," kata Ketua DPP PKS Zainudin Paru.
Zainudin menerangkan setelah Fahri dipecat, perombakan struktur baru dilakukan di DPP PKS.
"Sementara itu dulu, di jajaran DPP (dulu)," ujar dia.
Leida saat ini sedang berada di luar negeri. Dia mengatakan siap menggantikan posisi Fahri.
"Saya dicalonkan dan ditetapkan oleh pimpinan untuk mengemban amanah ini. Bagi saya sebagai kader harus mempersiapkan diri untuk ditempatkan di posisi manapun," katanya.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar