Suara.com - Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari sukses tuntaskan dendam atas ganda putri Jepang, Naoko Fukuman/Kurumi Yonao. Bertemu di babak pertama Malaysia Open Super Series Premier 2016, Rabu (6/4/2016), Greysia/Nitya menang straight game 21-18, 21-6.
Sebelumnya, pasangan peringkat dua dunia ini takluk di babak pertama All England Super Series Premier 2016. Ketika itu, Greysia/Nitya kalah 18-21, 21-23.
Secara keseluruhan, Greysia/Nitya masih unggul dalam rekor pertemuan dengan Naoko/Kurumi. Dari lima kali berhadapan, Greysia/Nitya kalah sekali, yakni saat All England lalu.
"Yang pasti kami banyak belajar dari kekalahan kemarin," kata Greysia. "Situasi lapangan di sini dan All England juga berbeda. Di sini kami lebih banyak main taktik dengan teknik, bukan kuat-kuatan," lanjut Greysia.
Di babak kedua, Greysia/Nitya mendapat bye karena tak ada lawan dan langsung tampil di perempat final. Di babak 8 Besar nanti Greysia/Nitya akan menghadapi pemenang antara Heather Olver/Lauren Smith (Inggris) dan Chang Ye Na/Lee So Hee (Korsel).
"Puji Tuhan kami bisa langsung ke perempat final. Kami kini lebih ke persiapan mental dan pikiran. Kami benar-benar harus fokus dan yakin kalau kami bisa. Positive thinking saja intinya," pungkas Greysia. (PBSI)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia