Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama delegasi Indonesia akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam di Istanbul, Turki, yang akan berlangsung pada 14-15 April 2016.
"Delegasi Indonesia dalam KTT OKI ini akan diketuai oleh Wakil Presiden RI. KTT akan hasilkan beberapa dokumen, antara lain adalah comunicate yang akan menjabarkan mengenai masalah tantangan dunia Islam dan penguatan kembali kerjasama diantara negara-negara peserta OKI," kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Jakarta, Senin (11/4/2016).
Selain dokumen comunicate, KTT juga akan merumuskan program kerja untuk 10 tahun mendatang. Pertemuan tersebut sekaligus untuk menguatkan kemerdekaan Palestina dan Al Quds Al Syarif.
"Akan ada juga sebagai hasil dari KTT adalah OEC 21-21 Part of action, sebagai program kerja untuk 10 tahun dari 2016-2525 mendatang yang akan meliputi 18 area kerjasama. Tentunya hasil KTT Luar Biasa ke-5 mengenai Palestina Al Quds Al Syarif yang dituanrumahi oleh Indonesia akan dijadikan rujukan dalam pembahasan mengenai isu Palestina," kata dia.
Isu pokok yang akan dibawa dalam forum tersebut, pertama, penegasan kembali mengenai pentingnya soliditas OKI di dalam menyelesaikan berbagai tantangan baru. Kedua, menekankan pentingnya OKI sebagai agen pembawa nilai toleransi dan Islam yang rahmatan lil'alamin.
"Dan isu yang juga akan dibawa oleh delegasi Indonesia di dalam KTT tersebut adalah mengenai masalah pentingnya kerjasama ekonomi di dalam OKI," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Aktivis Pro Palestina Desak Malaysia Batasi Ekspor Rare Earth ke AS, Berpotensi Jadi Mesin Perang
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Kenapa Harga Plastik di Pasar Ikut Mahal?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ojol Meningkat, Komnas Perempuan Soroti Soal Rekrutmen Driver
-
Tiga Saksi Biro Travel Diperiksa, KPK Dalami Keuntungan Ilegal Kuota Haji 2023-2024
-
Wamenkes Ungkap Penyebab 72 Siswa Keracunan MBG di Jaktim
-
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf dan Lakukan Rekayasa Perjalanan Kereta
-
Kasus Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Akui Kesalahan dan Beri Sanksi Petugas PPSU
-
Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar
-
Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan
-
Isu Jatuhkan Prabowo Mencuat, Fahri Hamzah Minta Jangan Kasih Ruang: Dunia Lagi Kacau