Kader Partai Demokrat Hasnaeni dan Bendahara DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Ady Widjaja [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Kader Partai Demokrat yang berhasrat menjadi calon gubernur Jakarta periode 2017-2022, Hasnaeni Moein, siang tadi ingin menemui Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Dia minta izin petugas untuk menjumpai Ahok yang sedang diperiksa penyidik atas kasus pengadaan lahan untuk Rumah Sakit Sumber Waras.
"Saya datang ke KPK untuk mendukung Pak Ahok, semoga beliau tidak terjadi apa-apa," kata Hasnaeni di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Secara halus, petugas KPK tak mengizinkan Hasnaeni menemui orang yang sedang dalam pemeriksaan.
"Saya datang ke KPK untuk mendukung Pak Ahok, semoga beliau tidak terjadi apa-apa," kata Hasnaeni di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Secara halus, petugas KPK tak mengizinkan Hasnaeni menemui orang yang sedang dalam pemeriksaan.
Petugas menyuruhnya untuk menunggu di ruang tamu gedung KPK.
Saking lamanya nunggu, Hasnaeni yang sering mengkritik kebijakan Ahok itu lama-lama tidak betah. Lalu, dia memutuskan untuk meninggalkan KPK.
Dia mengatakan akan menemui Ahok di lain waktu.
Saking lamanya nunggu, Hasnaeni yang sering mengkritik kebijakan Ahok itu lama-lama tidak betah. Lalu, dia memutuskan untuk meninggalkan KPK.
Dia mengatakan akan menemui Ahok di lain waktu.
"Tadi mau bertemu Pak Ahok, tapi kata KPK tidak bisa. Nanti ada yang memberitahu saya jika sudah diperiksa, nanti saya balik lagi," kata Hasnaeni.
Sementara itu, sampai berita ini diturunkan sekitar jam 17.48 WIB, pemeriksaan terhadap Ahok masih berlangsung.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok