Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menolak diskusi dengan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan membahas polemik 17 pulau buatan di Jakarta Utara.
Ahok bahkan mengapresiasi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan melarang reklamasi 17 pulau dilanjutkan. Ahok menunggu ada pihak yang tidak hanya bicara menolak reklamasi.
"Ngapain rundingan? Saya sudah bilang kalau ada yang bisa hentikan reklamasi saya tepuk tangan saja," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (15/4/2016).
Mantan Bupati Belitung Timur ini bahkan mengaku senang apabila ada pejabat yang benar menyatakan menolak reklamasi 17 pulau dilanjutkan. Sebelumnya Ahok juga mau tahu apakah Menteri Susi benar-benar berani membatalkannya.
"Kalau dia bisa berhentikan saya hargai, saya senang," jelas Ahok.
Dalam rapat kerja antara Komisi IV dengan Menteri KKP Susi Pudjiastuti yang dilakukan, Rabu (13/4/2016) memutuskan untuk menghentikan proyek reklamasi 17 pulau di Jakarta Utara.
"Komisi IV DPR RI bersepakat dengan pemerintah, juga Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menghentikan proses pembangunan proyek reklamasi pantai teluk Jakarta," kata Wakil Ketua Komisi IV yang juga bertindak sebagai pemimpin Raker, Herman Khaeron saat itu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih