Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fery J Juliantono angkat bicara mengenai sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang telah melakukan penggusuran di kawasan Pasar Ikan dan Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.
Dia menilai jika penggusuran yang dilakukan Pemprov DKI semata-mata hanya untuk kepentingan kalangan pengusaha terkait proyek reklamasi Teluk Jakarta.
"Tetapi kalau bangun yang namanya reklamasi, menurut hemat saya bahwa pembangun ini untuk masyarakat. Namun ditunjukan untuk tetangga-tetangga Ahok saja, untuk membangun apartemen. Yang terjadi kalau kawasan itu diberikan, akan luar biasa efeknya," kata Fery dalam acara diskusi 'Grand Corruption Ahok dan Para Kartelnya' di Dunkin Donut, Jalam HOS Cokroaminoto 94 Menteng Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2016).
Menurutnya, hubungan Ahok dan para pengusaha sangat jelas dalam proyek reklamasi 17 pulau. Dominasi pengusaha sangat kental untuk mempengaruhi kebijakan Ahok.
"Adanya keterkaitan motif antara pengusaha. Kartel ini sangat menguasai," kata dia.
Pasca penggusuran kawasan Luar Batang, banyak warga yang menjadi korban penggusuran hidupnya terlunta-lunta. Sebab, kata dia, para warga menolak untuk dipindahkan ke rumah susun karena sangat jauh dari tempat kerja mereka.
"Penggusuran hampir dilakukan setiap hari. Warga Luar Batang, masih banyak yang tinggal di perahu, dan jalanan. Mereka tidak mau pindah di rusun yang jauh dari tempat kerja mereka," kata Fery.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas
-
Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi
-
Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya
-
Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah