Suara.com - Cepatnya mobil Manor Racing di lintasan lurus membuat tim yang berbasis di Bandbury, Inggris, itu berpotensi meraih hasil positif saat berlaga di ajang Formula 1 Grand Prix Italia, Kanada, dan Belgia.
Penilaian ini disampaikan pengamat F1, M. Wahab. Ketiga grand prix tersebut memang dikenal banyak memiliki trek lurus yang panjang, terutama Sirkuit Monza, Italia. Dan hal ini bisa jadi keuntungan bagi Manor lantaran mobil MRT05 yang jadi andalan mereka musim ini terbukti punya kecepatan yang bagus di lintasan lurus.
Di samping itu, Wahab menilai pebalap Indonesia yang tergabung di tim Manor, Rio Haryanto, diperkirakan bakal menunjukkan performa yang maksimal pada pertengahan musim saat balapan F1 kembali ke Benua Biru.
"Saat berlaga di Eropa seharusnya Manor bisa melakukan pengembangan mesin karena dekat dengan markas mereka," jelas Wahab.
Sejauh ini, Rio telah mengemas dua kali finis dari tiga seri yang diikuti. Terakhir, pebalap asal Solo, Jawa Tengah, itu menempati urutan ke-21 saat balapan di GP Cina, atau finis di depan pebalap Renault, Jolyon Palmer.
Seri berikutnya akan berlangsung di Sirkuit Sochi, Rusia, 1 Mei mendatang. Lintasan ini sudah tak asing lagi bagi Rio karena pernah dua kali tampil di trek yang memiliki panjang 5,853 km itu saat masih berlaga di ajang GP2 Series. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum