Suara.com - Potongan kaki Nur Atika (34) sampai hari ini belum ditemukan polisi. Ibu hamil itu merupakan korban mutilasi di Cikupa, Tangerang, Selatan, Banten, dengan tersangka Kusmayadi alias Agus, lelaki yang diduga menghamilinya.
"Potongan kaki yang belum ditemukan, bagian kaki kiri dan kanan. Untuk tangan, kan sudah kami temukan," kata Perwira Unit II Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Polisi Rofan Richard Mahenu, Rabu (20/4/2016).
Sampai hari ini, anggota Polisi Resor Tangerang Selatan dibantu Polda Metro Jaya masih mencari bagian tubuh korban.
"Polisi terus mencari potongan kakinya di tempat pembuangan kemarin, soalnya belum ketemu. Sementara jenazahnya masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang," ujar Rovan.
Jenazah Nur Atikah pertamakali ditemukan di kamar kontrakan di Telaga Sari, RT 12, RW 1, Cikupa, pada Rabu (13/4/2016) siang. Ketika itu, anggota tubuh perempuan itu sudah tidak lengkap. Hanya tinggal kepala dan badan. Itu pun mulai membusuk.
"Korban dia seorang janda, ada dua anaknya. Yang besar berusia 15 tahun dan satu lagi 11 tahun," kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Musyafak di Polda Metro Jaya, Selasa (19/4/2016).
Nur Atikah diduga dihabisi Agung pada Minggu (10/4/2016).
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour
-
Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis